nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Darmin Panggil Menaker Bahas Tenaga Kerja Industri Digital

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 13 Desember 2017 21:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 13 320 1829978 menko-darmin-panggil-menaker-bahas-tenaga-kerja-industri-digital-J1JlkGAtIF.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Darmin Nasution duduk bersama dengan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk membahas pendidikan vokasi. Saat ini pemerintah tengah menggalakkan pendidikan vokasi guna meningkatkan skill sehingga mampu mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia. 

Dalam rapat koordinasi ini, dikatakan Menko Bidang Perkonomian Darmin Nasution membahas ketersediaan sumber daya manusia untuk kebutuhan industri digital khususnya e-commerce.  

Baca juga: 17 Juta Tenaga Kerja Diserap Industri hingga Triwulan III-2017

"Mengenai SDM untuk e-commerce. Kita membahas, memang dengar juga dari industri, dari pelaku-pelaku e-commerce kita persoalan talenta, persoalan SDM," ungkap Darmin di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, (13/12/2017).

Darmin menyatakan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkapabilitas di industri ini butuh waktu yang tak sebentar. Oleh sebab itu, ia mengajak menteri lainnya untuk mempersiapkan pendidikan vokasi di bidang e-commerce.

"Jadi kita sedang menyusun apa saja yang perlu kita lakukan untuk cepat menyediakan itu. Sudah ada tapi kita perlu rapat lagi, sekali lagi dengan beberapa menterinya, dengan menteri pendidikannya. Pokoknya sebelum akhir tahun kita sudah mulai rapat," ungakp Darmin.

Baca juga: Menaker Klaim Produktivitas Tenaga Kerja Nasional Naik

Sementara itu senada dengar Darmin, Menkoinfo Rudiantara juga mengatakan, saat ini Indonesia tertinggal jauh dengan perkembangan industri e-commerce di dunia.

"Dalam konteks digital saja kita tercecer ketersediaan SDM,  apalagi dibandingkan dengan dunia, kita peringkatnya rendah. kita harus lakukan terobosan. Sekarang banyak yang investasi (e-commerce) ke India, karena talent tersedia," ungkapnya. 

Untuk memenuhi ketertinggalan akan SDM di dunia e-commerce, ujarnya inilah yang perlu dibahas bersama Kemenaker.  Ia mengatakan saat ini Kominfo sendiri sudah menyediakan homeschooling bagi anak-anak untuk menyediakan generasi masa depan yang mampu mengikuti perkembangan zaman.

Baca juga: Menaker Minta Pengusaha Fasilitasi Pembentukan Serikat Pekerja

"Kemkominfo sendiri buat homeschooling, beasiswa untuk anak-anak bentuk home scholling. Ini kemdendikbud kemenristekdikti juga harus masuk. Ini jadi silabus di SMK karena kita kan orangnya ga ada, talentanya ga mumpuni," jelasnya dalam kesempatan yang sama.

Di sisi lain, Menaker Hanif menyatakan untuk memenuhi kebutuhan SDM  maka akan dilakukan melalui pendidikan formal maupun melalui pelatihan kerja.

"Kita harus lihat kembali semua proses yang berlangsung baik antara pendidikan formal ataupun pelatihan kerja. Misalnya kurikulum, paling sederhana kita serahkan kepada industrinya, butuhnya yang kaya apa sih lalu dari peta kebutuhan yang dibutuhkan oleh industri itu baru kemudian kita sesuaikan input SDM-nya," ujar Hanif usai mengikuti rakor dengan Menko Darmin.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini