JAKARTA - Tom Enders berencana untuk mundur ketika masa jabatannya berakhir pada 2019. Airbus tengah berada dalam proses reshuffle manajemen. Selain itu, COO Perusahaan juga dikatakan akan turun.
Juru bicara dari produsen pesawat terbang asal Eropa tersebut menyampaikan bahwa tidak ada keputusan yang dibuat. Hal itu ia sampaikan kepada CNBC.
Baca juga: Wah! Ketemu Menko Luhut, Airbus Bakal Bangun Bengkel Pesawat Militer di Indonesia
Meskipun begitu, perubahan kepemimpinan akan terjadi saat perusahaan tersebut bergulat dengan penyelidikan korupsi di Eropa dan telah memperingatkan bahwa akan ada potensi terkena denda. Oleh karena, penggunaan perantara dalam penjualan pesawat terbang.
Sementara itu, pada bulan Oktober juga diungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan ketidak akuratan dalam laporan penjualan teknologi persenjataan Amerika Serikat.
Baca Juga: Terlalu Lama Kirim Pesawat, Qatar Airways Batalkan Pesanan ke Airbus
Sebagai informasi bahwa Enders adalah bagian dari tingkat tinggi dari barisan eksekutif Airbus. Selain itu, Reuters melaporkan pada hari Kamis bahwa kepala pesawat dan chief operating officer Airbus Fabrice Bregier akan mengundurkan diri pada bulan Februari.
Airbus sedang mencari calon eksekutif yang memiliki profil bagus untuk menggantikan Kepala Penjualan Perusahaan John Leahy yang sebentar lagi akan pensiun, dan tertarik kepada Kepala Divisi Mesin Sipil Rolls-Royce Eric Schulz.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.