Beroperasi Hari Ini, 8 Fakta KA Bandara Soetta Hanya 45 Menit hingga Transaksi Tiket Non-Tunai

Anisa Anindita, Jurnalis · Selasa 26 Desember 2017 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 26 320 1835861 beroperasi-hari-ini-8-fakta-ka-bandara-soetta-hanya-45-menit-hingga-transaksi-tiket-non-tunai-30fRSpzY6W.jpg Kereta Bandara Soetta (Foto: Feby Novalius/Okezone)

JAKARTA - Mulai hari ini, Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dioperasikan secara komersial bagi pengguna jasa yang ingin berpergian menuju, dan dari Soetta. Meski sempat molor beroperasi, namun kereta bandara kini menjadi gebrakan baru transportasi Ibu Kota yang terinfeksi penyakit macet.

“Senin (25 Desember 2017) saya melakukan cek terhadap fasilitas yang ada di Stasiun Sudirman Baru (BNI City). Tanggal 26 Desember 2017 mulai jam 03.47 WIB stasiun ini akan mulai mengoperasikan KA Bandara Soekarno-Hatta," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Penumpang Kereta Bandara Soetta Masih Sepi, Bos Railink: Kita Sambil Evaluasi

Berikut ini adalah fakta-fakta mengenai Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta seperti dirangkum Okezone, Selasa (26/12/2017).

1. Penyesuaian Tarif

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa untuk tarif KA Bandara Soekarno-Hatta dari tangga; 26 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018 diberlakukan harga promo sebesar Rp30.000. sedangkan, mulai tanggal 2 Januari 2018 akan berlaku tarif normal sebesar Rp70.000.

2. Durasi Perjalanan Hanya 45 Menit

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang sekaligus sebagai Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini juga menegaskan bahwa biasanya waktu tempuh ke Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan kendaraan pribadi atau umum selama 1,5 jam hingga 2,5 jam. Akan tetapi, jika menggunakan KA Bandara Soekarno-Hatta dapat ditempuh hanya dengan durasi 45 sampai dengan 55 menit sehingga dapat menjadi pengalaman baru bagi para calon penumpang. Selain itu, beliau juga meyakinkan bahwa moda transportasi ini akan menjanjikan suatu perubahan, kecepatan, kenyamanan, dan keamanan.

Baca juga: Mulai Beroperasi, Kereta Bandara Soetta Diuji dengan Tarif Rp30.000

3.     Sempat Molor 25 Hari

Sebelumnya, pengoperasian dan peresmian Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta sempat molor beroperasi pada 1 Desember 2017 lalu.  Hal itu diungkapkan oleh Vice President Public Relation PT KAI (Persero) Agus Komarudin bahwa batalnya pengoperasian tersebut karena masih menunggu pihak Kementerian BUMN, dan Kementerian Perhubungan. Akhirnya, PT Railink siap mengoperasikan kereta api Bandara Soekarno-Hatta secara komersil pada hari ini, Selasa, 26 Desember 2017.

4.     Terintegrasi dengan Trans Jakarta

Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta akan terintegrasi dengan moda transportasi massal lainnya, yakni Bus TransJakarta. Hal tersebut semakin melengkapi terkoneksinya KA Bandara Soetta, setelah sebelumnya terintegrasi dengan Skytrain. Direktur Utama Railink Heru Kuswanto mengatakan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap hadirnya KA Bandara Soetta direspons positif. Di mana, TransJakarta akan mendukung aktivitas KA Bandara Soetta dengan menjadi feeder.

Baca juga: Kereta Bandara Soetta Bisa Kurangi Penggunaan Mobil hingga 30%

5.     Sistem Transaksi Non Tunai

Direktur Operasi, dan Teknik PT Railink Porwanto Handry Nugroho menyampaikan bahwa sistem ticketing yang diterapkan bersifat cashless (non tunai). Terutama bagi para turis mancanegara tidak perlu khawatir karena dapat menggunakan kartu kredit untuk pembayaran. Sementara itu, untuk pemesanan juga dapat dilakukan melalui aplikasi mobile yang hari ini sudah dapat diunduh (di Play Store untuk Android dengan nama aplikasi Railink), serta bagi calon penumpang yang datang langsung ke stasiun dapat membeli melalui vending machine yang tersedia. Selain, pada prinsipnya dapat diterima, baik itu prepaid debit maupun kartu kredit. Terkait dengan turis mancanegara selama mereka menggunakan kartu kredit keluaran Visa, Mastercard, JCB, maupun American Express itu bisa diterima.

6. Hanya Berhenti di 3 Stasiun

Sebagai informasi, KA Bandara Soekarno-Hatta akan melewati Stasiun Manggarai-Stasiun Sudirman baru (BNI City)- Stasiun Duri- Stasiun Batu Ceper- Stasiun Soekarno-Hatta, hanya saja untuk awal operasional KA Bandara Soekarno-Hatta baru melayani naik turun penumpang dari 3 stasiun, antara lain Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

7. Lahir Stasiun Baru

Stasiun Sudirman Baru atau yang sekarang disebut sebagai Stasiun BNI City ditetapkan sebagai stasiun pemberangkatan awal kereta api Bandara Soekarno-Hatta. Sambil menunggu proses pembangunan peron, dan lainnya di Stasiun Manggarai rampung. Stasiun BNI City dilengkapi fasilitas, antara lain vending machine, tapping gate, eskalator, gallery ATM, waiting lounge, commercial area, meeting rol, toilet, dan mushala. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta akan dilengkapi dengan konektivitas ke integrated building, dan APMS/skytrain.

8. KA Bandara Bakal Merebak

Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau (BIM) siap untuk dioperasikan. Itu menjadi kereta bandara ketiga yang sebelumnya sudah dioperasikan, seperti KA Bandara Kualanamu, dan KA Bandara Soekarno-Hatta. Pembangunan Stasiun BIM sendiri dilaksanakan secara multiyears selama tahun 2015, dan 2016. Saat ini seluruh pekerjaan konstruksi Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau sudah selesai, dan rencana pengoperasiannya pada tahun 2018. Dengan jalur KA BIM diharapkan meningkatkan aksesibilitas masyarakat Sumatera Barat terhadap layanan kereta api yang pada akhirnya memberikan nilai tambah perekonomian di Provinsi Sumatera Barat, dan kota-kota di sekitarnya.

6.     Hanya Berhenti di 3 Stasiun  

Sebagai informasi, KA Bandara Soekarno-Hatta akan melewati Stasiun Manggarai-Stasiun Sudirman baru (BNI City)- Stasiun Duri- Stasiun Batu Ceper- Stasiun Soekarno-Hatta, hanya saja untuk awal operasional KA Bandara Soekarno-Hatta baru melayani naik turun penumpang dari 3 stasiun, antara lain Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

7.     Lahir Stasiun Baru

Stasiun Sudirman Baru atau yang sekarang disebut sebagai Stasiun BNI City ditetapkan sebagai stasiun pemberangkatan awal kereta api Bandara Soekarno-Hatta. Sambil menunggu proses pembangunan peron, dan lainnya di Stasiun Manggarai rampung. Stasiun BNI City dilengkapi fasilitas, antara lain vending machine, tapping gate, eskalator, gallery ATM, waiting lounge, commercial area, meeting rol, toilet, dan mushala. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta akan dilengkapi dengan konektivitas ke integrated building, dan APMS/skytrain.

8.     KA Bandara Bakal Merebak

Kereta  Api Bandara Internasional Minangkabau (BIM) siap untuk dioperasikan. Itu menjadi kereta bandara ketiga yang sebelumnya sudah dioperasikan, seperti KA Bandara Kualanamu, dan KA Bandara Soekarno-Hatta. Pembangunan Stasiun BIM sendiri dilaksanakan secara multiyears selama tahun 2015, dan 2016. Saat ini seluruh pekerjaan konstruksi Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau sudah selesai, dan rencana pengoperasiannya pada tahun 2018. Dengan jalur KA BIM diharapkan meningkatkan aksesibilitas masyarakat Sumatera Barat terhadap layanan kereta api yang pada akhirnya memberikan nilai tambah perekonomian di Provinsi Sumatera Barat, dan kota-kota di sekitarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini