nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Dukung Pembiayaan 11 Riset Rp100 Miliar

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 15:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 11 20 1843503 sri-mulyani-dukung-pembiayaan-11-riset-rp100-miliar-SEWJQOnkRR.jpg Foto: Lidya Julita Sembiring/Okezone

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, terus mendukung negara untuk memupuk ilmu pengetahuan pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan di RI. Dengan demikian maka, Sri Mulyani sangat mendukung program penelitian atau riset yang dilakukan oleh masyarakat.

"Jadi mudah-mudahan kolaborasi yang baik ini bisa untuk menjawab kualitas dan network kita di dunia internasional. Kita terus berusaha memperbaiki ilmu pengetahuan dan teknologi untuk tingkatkan kualitas SDM," ungkap Sri Mulyani di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Baca Juga: Sri Mulyani Minta Perpustakaan Nasional Tetap Buka di Hari Libur

Sementara itu, dari 50 riset proposal riset yang masuk, ada 11 riset yang terpilih dan akan didanai secara kolaborasi oleh Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) bersama dengan Newton Fund. Anggaran yang akan disalurkan keduanya sekitar 5,5 juta poundsterling atau sekitar Rp100 miliar.

"Saya menyambut gembira inisiatif dari DIPI. Ada semacam kompetisi antara penelitian hilir atau dasar. Kompetisi menjadi riil karena mereka meyakinkan ini lebih penting dari ini," jelasnya.

Baca Juga: Lewat Instagram, Sri Mulyani Promosikan Program UMi

Selain itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan, pemerintah Inggris juga sangat mendukung pembiayaan program penelitian yang terpilih tersebut.

"Inggris melalui program Newton Fund sangat mendukung aspirasi DIPI dalam menciptakan budaya ilmiah unggul di Indonesia. Kami berharap 11 proyek penelitian kolaboratif ini dapat menjadi contoh bagaimana penelitian dasar dapat mendukung pembangunan di Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Lewat Sosmed, Sri Mulyani Sebut Penyerapaan Belanja 2017 Lebih Baik

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif DIPI Teguh Rahardjo mengatakan, 11 riset yang terpilih tersebut berdasarkan keunggulan dan kebaruannya sehingga dipilih untuk dibiayai.

"Dengan memilih untuk mendanai penelitian dasar yang berpotensi menghasilkan pengetahuan baru, DIPI juga berkontribusi dalam mendukung komunitas sains di Indonesia agar dapat berkontribusi di ranah global bersama komunitas internasional lainnya," tukasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini