Mengutip dari China Daily, Chief Operating Officer Airbus Commercial Aircraft China, Francois Mery menyatakan saat ini, badan industri penerbangan milik negara China adalah pemasok dominan untuk suku cadang.
Kesepakatan bisnis di atas membuat China menjadi pasar menggiurkan bagi Airbus dan Boeing, dua raksasa pabrikan pesawat dunia. Keduanya bersaing untuk merayu China membeli produk mereka.
Boeing sendiri pada tahun lalu sukses menjual 300 unit jet saat kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing. Dan mereka membangun pusat perakitan dan pengiriman Boeing yang pertama di luar Amerika Serikat, yaitu di Provinsi Zhejiang.
International Air Transport Association memperkirakan China akan melampaui Amerika Serikat sebagai pasar penerbangan terbesar di dunia pada 2024.
Boeing bahkan memperkirakan China akan membutuhkan 6.810 pesawat pada tahun 2035, menjadikannya pasar terbesar di dunia dengan nilai sekitar USD1 triliun atau lebih dari Rp13.000 triliun.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.