Indonesia Siap Gelar Asian Games 2018, Renovasi GBK Telan Dana hingga Rp2,6 Triliun

Anisa Anindita, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018 06:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 12 470 1844340 indonesia-siap-gelar-asian-games-2018-renovasi-gbk-telan-dana-hingga-rp2-6-triliun-DVthwI2TnQ.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTAStadion Gelora Bung Karno siap menjadi lokasi pelaksanaan Asian Games 2018. Di tengah proses renovasi tersebut, pemerintah mengungkapkan anggaran renovasi Stadion GBK membengkak.

Hal itu dikatakan langsung oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sri Hartoyo. Dia menyebutkan, total anggaran yang tersedia sebesar Rp2,6 triliun. Anggaran tersebut masih kurang lantaran adanya beberapa perubahan dan penyesuaian ketika proyek itu dikerjakan.

Saat ini pembangunan keseluruhan area Stadion GBK memasuki tahap akhir. Adapun untuk venue olahraga seperti Stadion Utama GBK detail prosesnya sudah mencapai 96%, Gedung Training Facility 90%, stadion renang 100%, lapangan hoki, panahan, dan sepakbola 100%, serta Gedung Istora 98%.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Penyelesaian Renovasi GBK Minggu Malam

Dengan demikian, Menteri PUPR optimistis renovasi Stadion GBK rampung akhir tahun ini agar stadion ini bisa digunakan untuk penyelenggaraan Asian Games 2018.

”Total anggaran tersedia sebesar Rp2,6 triliun masih minim karena adanya perubahan dan penyesuaian di lapangan,” kata Sri Hartoyo ketika mendampingi Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, serta Ketua Penyelenggara Asian Games 2018 Erick Thohir meninjau renovasi pembangunan Stadion GBK pada 24 November 2017.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah meresmikan empat fasilitas olahraga yang akan digunakan untuk mendukung perhelatan Asian Games 2018. Fasilitas olahraga tersebut berada di Komplek Gelora Bung Karno Senayan.

Baca Juga: Diresmikan Jokowi Minggu Ini, Ini Sederet Keunggulan Stadion GBK

Menteri Keuangan Sri Mulyani turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam peresmian ini bersama Menteri Kabinet Kerja lainnya. Pada peresmian itu, Sri Mulyani menjelaskan bahwa dengan perhelatan Asian Games yang dilakukan di dalam negeri, maka Indonesia akan semakin dikenal oleh negara lain, sehingga pembangunan ini dilakukan agar atlet luar yang datang ke Indonesia bisa terkesan.

“Dalam jangka panjang Indonesia ada di dalam peta dunia dari sisi facility sport yang baik,” ungkap Sri Mulyani di Komplek GBK, Jakarta, Sabtu 2 Desember 2017.

Baca Juga: Uji Coba GBK: Kementerian PUPR Tanding Bola Lawan Adhi Karya, Siapa yang Menang?

Selain itu, dia menilai perhelatan Asian Games 2018 di Indonesia akan memberikan keuntungan ekonomi tidak hanya bagi Jakarta, namun juga bagi Indonesia. Karena perhelatan tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi juga di Palembang.

"Kalau dari ekonomi jangka menengah panjang, Asian Games-nya sendiri kan nanti banyak sekali kontingen yang akan hadir di sini dari berbagai negara. Kemudian juga kegiatan aktivitas sporting-nya. Saya rasa ini kan meningkatkan tidak hanya ekonomi Jakarta tapi juga Indonesia karena ada di dua tempat dan sekitarnya," tukasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini