JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu melampaui target resisten 6.587-6.600. Diperkirakan IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di kisaran support 6.578-6.586 dan resisten 6.628-6.645.
Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, laju IHSG yang mampu melampaui perkiraan melemah sebelumnya menunjukkan masih adanya dorongan beli sehingga mampu mengangkat laju IHSG kembali ke zona hijaunya.
Baca Juga: Riset Saham Binaartha Sekuritas: IHSG Berpotensi Menguat, Waspadai Aksi Ambil Untung
Pelaku pasar diharapkan mampu mempertahankan aksi belinya untuk mempertahankan posisi IHSG tersebut.
"Tetap waspadai masih adanya aksi-aksi profit taking yang dapat membuat IHSG kembali tertahan kenaikannya," ujarnya dalam riset tertulis, Kamis (1/2/2018).
Pada penutupan kemarin, laju IHSG mampu kembali menguat meskipun di tengah pelemahan sejumlah bursa saham Asia yang terimbas pelemahan bursa saham AS sebelumnya.
Baca Juga: Kenaikan Harga Komoditas Dorong IHSG Cetak Rekor
Menurut Reza, pelaku pasar memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali masuk. Di sisi lain, berkurangnya kekhawatiran pasar setelah rilis pidato Presiden Trump di hadapan kongres terkait prospek ekonomi AS ke depannya memberikan dampak positif secara psikologis sehingga pelaku pasar memanfaatkan momentum berita tersebut untuk kembali masuk dan IHSG pun mampu kembali ke zona hijau.
"Di sisi lain, laju Rupiah yang kembali menguat turut membantu kenaikan IHSG," kata dia.
Adapun saham-saham yang menjadi rekomendasi Binaartha Sekuritas antara lain, UNTR, INTP, PGAS, BBTN, INAF.
(ulf)
(Rani Hardjanti)