Share

Japan Credit Naikkan Rating Utang RI, Gubernur BI: Keyakinan terhadap Indonesia Meningkat

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Kamis 08 Februari 2018 20:27 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 08 20 1856837 japan-credit-naikkan-rating-utang-ri-gubernur-bi-keyakinan-terhadap-indonesia-meningkat-cgYP1iyjhm.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Lembaga pemeringkat Japan Credit Rating Agency, Ltd. (JCR) meningkatkan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia dari BBB-/Outlook Positif menjadi BBB/Outlook Stabil pada 8 Februari 2018.

Dalam siaran persnya, JCR menyatakan bahwa faktor kunci yang mendukung kenaikan SCR Indonesia adalah upaya sinergi Pemerintah dalam melakukan reformasi struktural untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Hal ini berdampak positif tercermin dari kondisi iklim investasi yang semakin kondusif didorong berbagai Paket Kebijakan Ekonomi, menguatnya momentum pembangunan infrastruktur melalui inisiatif Proyek Strategis Nasional, dan melambatnya pertumbuhan utang luar negeri korporasi sebagai dampak penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan Utang Luar Negeri korporasi yang diatur Bank Indonesia sehingga meningkatkan ketahanan sektor eksternal Indonesia.

Baca Juga: Rating Indonesia'>Ekonomi Membaik, Pemerintah Yakin Moody's Naikkan Rating Indonesia

Lebih lanjut, JCR juga mengakui bahwa ke-15 Paket Kebijakan Ekonomi dan penurunan suku bunga kebijakan oleh Bank Indonesia telah mendorong peningkatan investasi swasta khususnya di sektor non komoditas. Selain itu, penurunan defisit transaksi berjalan yang diproyeksikan untuk tetap berada di bawah level yang terkendali serta cadangan devisa yang tinggi menggambarkan penguatan resiliensi Indonesia terhadap gejolak eksternal.

JCR juga mencatat sektor perbankan Indonesia tetap sehat dan pembiayaan melalui pasar keuangan tumbuh kuat tercermin dari penerbitan saham, obligasi, dan Medium Term Notes (MTN) yang meningkat. Di sisi fiskal, JCR mengakui bahwa reformasi fiskal yang dilakukan Pemerintah berupa pengalihan belanja subsidi kepada belanja infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan telah berhasil mengurangi defisit fiskal dan meningkatkan efisiensi belanja.

Baca Juga: Upgrade Rating Utang Indonesia'>Moody's Belum Mau Upgrade Rating Utang Indonesia

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, menyatakan, peningkatan rating oleh Japan Credit Rating Agency tersebut mencerminkan semakin meningkatnya keyakinan lembaga internasional terhadap kekuatan fundamental ekonomi Indonesia dan komitmen Pemerintah untuk memperbaiki struktur ekonomi ke depan. Pencapaian ini juga menunjukkan upaya sinergi kebijakan yang harmonis antara Bank Indonesia dan Pemerintah yang mampu menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan sehingga memberikan suasana kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga: Bertemu S&P Global Rating, Sri Mulyani dan Menko Luhut Minta Rating RI Dinaikkan?

“Ke depan, Bank Indonesia akan lebih mengoptimalkan kebijakan makroprudensial dan pendalaman pasar keuangan di dalam bauran kebijakan yang ditempuh. Bank Indonesia juga akan terus memberikan komitmen dan kontribusi nyata dalam mendukung upaya reformasi struktural Pemerintah bagi terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan dan inklusif,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (8/2/2018).

JCR sebelumnya memperbaiki outlook SCR Republik Indonesia dari Stable menjadi Positive, sekaligus mengafirmasi rating pada BBB- (Investment Grade) pada 7 Maret 2017.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini