Share

R&I Tetapkan Peringkat Investment Grade untuk Indonesia

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 26 April 2019 15:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 26 20 2048416 r-i-tetapkan-peringkat-investment-grade-untuk-indonesia-tZ2qN78yZn.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Lembaga pemeringkat Rating and Investment Information, Inc (R&I) mengukuhkan peringkat Sovereign Credit Rating Indonesia pada level BBB/outlook stabil (Investment Grade) pada 26 April 2019.

"Hasil penilaian lembaga pemeringkat R&I ini menunjukkan bahwa langkah-langkah kebijakan yang ditempuh secara konsisten dan tersinergi oleh Bank Indonesia, Pemerintah, dan berbagai pemangku kebijakan yang lain sudah tepat sehingga meningkatkan kepercayaan investor terhadap ketahanan dan prospek perekonomian Indonesia ke depan," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

 Baca Juga: Fitch Tetapkan Investment Grade, Kemenkeu: Ekonomi Indonesia Dipercaya

Pengukuhan (afirmasi) rating tersebut didukung oleh beberapa faktor utama. Pertama, ekonomi Indonesia tumbuh secara solid. Kedua, rasio defisit fiskal terhadap PDB menurun dibanding tahun sebelumnya dan rasio utang Pemerintah terhadap PDB tetap rendah.

Ketiga, resiliensi ekonomi terhadap gejolak eksternal dapat dijaga dengan dukungan kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia yang mengutamakan stabilitas makroekonomi.

Lebih lanjut, meskipun defisit neraca transaksi berjalan di 2018 melebar, cadangan devisa dinilai memadai untuk menutup utang luar negeri jangka pendek. Pelebaran defisit neraca transaksi berjalan tersebut tidak hanya disebabkan oleh peningkatan harga minyak mentah namun juga oleh peningkatan impor barang modal sebagai akibat semakin kuatnya aktivitas investasi yang akan berkontribusi kepada penguatan fundamental ekonomi.

 Baca Juga: Fitch Ratings Tetapkan RI Investment Grade, Begini Respons Gubernur BI

Defisit fiskal pemerintah pusat menyempit menjadi 1,76% dari PDB di 2018, yang didukung oleh peningkatan penerimaan non-pajak secara signifikan akibat kenaikan harga minyak mentah, serta pertumbuhan penerimaan pajak yang relatif tinggi sejalan dengan kuatnya permintaan domestik dan semakin efisiennya proses pengumpulan pajak.

R&I sebelumnya meningkatkan peringkat Indonesia dari BBB-/Outlook Positif menjadi BBB/Outlook Stabil pada 7 Maret 2018.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini