Image

Gaji PNS Dipotong untuk Zakat, Potensi Kehilangan Pajak Capai Rp10 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 06:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 09 320 1857356 gaji-pns-dipotong-untuk-zakat-potensi-kehilangan-pajak-capai-rp10-triliun-c2Mnc2UNKW.jpg Ilustrasi PNS. (Foto: Setkab)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama berencana untuk memotong gaji Pegasai Negeri Sipil (PNS) untuk zakat. Saat ini Kementerian Agama tengah mempersiapkan aturan mengenai pungutan zakat yang berasal dari gaji PNS yang beragama Islam.

Pengamat Ekonomi Institute for Development Economics and Finance (Indef), Abra Talattov, mengatakan pemerintah harus meninjau ulang kembali wacana tersebut. Pasalnya, jika tidak dilakukan secara berhati-hati maka penerapan pemotongan gaji PNS untuk zakat akan berdampak kepada penurunan penerimaan pajak.

Apalagi lanjut Abra pemerintah sudah mengklaim jika potensi zakat yang didapatkan dari gaji PNS sebesar Rp10 triliun. Maka secara otomatis penerimaan pajak juga akan berkurang sebesar Rp10 triliun .

"Potensinya Rp10 triliun kalau mau dipukul rata senilai itu, potensi pajak yang akan beralih dari pajak ke zakat. Dari penghasilan negara ke penghasilan Baznas," ujarnya saat dihubungi Okezone.

 Baca juga: Wacana Pungutan Zakat PNS Tuai Kontroversi, Ini Plus Minusnya

Dengan beralihnya Rp10 triliun kepada zakat, maka pemerintah akan sangat sulit untuk mencapai target pertumbuhan pajak sebesar 20%. Hal itu juga akan berdampak kepada defisit anggaran pemerintah yang semakin besar pada tahun 2019 mendatang.

"Karena pada akhirnya anggaran tersebut akan beralih dan terjadi realokasi dari pajak ke zakat. Rp10 triliun berkurang maka defisitnya bertambah. Apalagi pemerintah menargetkan pertumbuhan pajak 20%. Padahal 10% saja sudah susah, ditambah lagi ada ini jadi ada dilemanya," jelasnya.

Selain itu,adanya pemotongan gaji untuk zakat juga akan berpengaruh terhadap daya beli. Alasannya karena pendapatan dari PNS akan semakin berkurang yang berakibat pada PNS menahan belanjanya.

"Pastinya mereka akan mengurangi daya belinya. Jadi alokasi belanjanya akan berkurang karena ada aturannya untuk bayar zakat. Ini orang pendapatannya akan berkurang. Jadi daya beli bagi PNS akan berkurang tentunya," jelasnya.

Baca Juga: Gaji 3,5 Juta PNS Se-Indonesia Akan Dipotong untuk Zakat

Sebagai informasi sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin wacana pemotongan gaji PNS untuk zakat dilakukan karena melihat potensi zakat yang berasal dari PNS muslim sangatlah besar. Bahkan diperkirakan, potensi dana zakat yang berasal dari PNS sebesar Rp10 triliun per tahun.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini