Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tower Pemandu Lalu Lintas Penerbangan di Bandara Pangkalpinang Telan Biaya Rp36,8 Miliar

Arsan Mailanto , Jurnalis-Selasa, 13 Februari 2018 |08:56 WIB
Tower Pemandu Lalu Lintas Penerbangan di Bandara Pangkalpinang Telan Biaya Rp36,8 Miliar
Foto: Arsan/Okezone
A
A
A

Dia menjelaskan, dulu AirNav Indonesia Pangkalpinang memiliki menara tower buatan tahun 1975, yang saat itu panjang landasan pacu (runway) hanya sepanjang 1.800 meter. Tetapi, kini melalui otoritas bandara yaitu Angkasa Pura II telah memperpanjang runway bandara tersebut menjadi 2.250 meter.

Maka dari itu, kata Agus, AirNav Indonesia Pangkalpinang, Babel ingin meningkatkan kemampuan dengan membangun menara tower baru sebagai upaya meningkatkan kualitas dan melayani penerbangan di seluruh Indonesia sesuai programnya pemerintah. 

Baca Juga: Industri Perawatan Pesawat Tumbuh 9%

"Tugas pelayanan penerbangan itu ada beberapa jenis di antaranya pelayanan lalu lintas penerbangan, pelayanan informasi mengenai penerbangan, pelayanan navigasi, dan pelayanan telekomunikasi," tuturnya. 

Agus menjelaskan, secara statistik, AirNav Indonesia Pangkalpinang, Bangka Belitung telah melayani pergerakan pesawat rata-rata 50 per hari, tetapi jika ada training totalnya itu ada 80-90 per hari tergantung frekuensi karena mobilitas training itu banyak.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement