nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur BI Cerita Ekonomi Amerika, China hingga India

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 17:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 15 20 1860165 gubernur-bi-cerita-ekonomi-amerika-china-hingga-india-ciPXegPBo7.jpg Foto: Rapat RDG BI (Yohana/Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi global 2018 diperkirakan meningkat dan diikuti dengan kenaikan harga komoditas dunia.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, peningkatan pertumbuhan ekonomi global bersumber dari perbaikan ekonomi negara maju dan negara berkembang yang lebih kuat dari perkiraan semula.

"Di negara maju, pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan meningkat ditopang oleh investasi dan konsumsi yang menguat seiring optimisme terhadap reformasi pajak di AS," kata Agus di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

 Baca Juga: Ekonomi Indonesia Stagnan, Kok Malaysia Tumbuh 6,2%?

Agus menambahkan, sejalan dengan perkembangan tersebut, suku bunga FFR diprakirakan akan kembali meningkat disertai dengan penurunan besaran neraca bank sentral untuk merespons ekspektasi inflasi yang akan meningkat di kisaran targetnya.

Ekonomi Eropa juga diperkirakan tumbuh lebih baik, didukung oleh perbaikan ekspor dan konsumsi serta kebijakan moneter yang akomodatif. Pertumbuhan ekonomi Jepang juga direvisi ke atas sejalan dengan perkembangan ekspor yang kuat, implementasi insentif perpajakan untuk perusahaan, dan kebijakan moneter yang masih akomodatif.

 Baca Juga: IMF Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,3%, Begini Respons Gubernur BI

Sementara itu di negara berkembang, pertumbuhan ekonomi China diperkirakan tetap tumbuh tinggi terutama didorong oleh ekspor seiring peningkatan permintaan, khususnya dari negara maju. Ekonomi India diprakirakan mulai pulih seiring dengan hilangnya dampak demonetisasi dan penerapan sistem pajak baru.

"Prospek pemulihan ekonomi global yang membaik tersebut akan meningkatkan volume perdagangan dunia dan harga komoditas global, termasuk minyak, pada 2018," tutup Agus.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini