JAKARTA - Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo-I di Desa Lengke-lengkese, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan telah mencapai proses pembangunan proyek sebanyak 65%.
Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pekerjaan PLTB di Kecamatan Binamu dengan investasi sebesar USD160,7 juta itu telah memasuki tahap pemasangan menara dan turbin.
Proyek strategis pembangunan PLTB terus dikebut. Hingga 23 Februari 2018, progres proyek secara keseluruhan mencapai sekitar 65 persen.
Rencananya, pada PLTB Tolo-I ini akan dipasang 20 turbin angin dengan masing-masing kapasitas 3,6 Megawatt (MW), sehingga total kapasitas pembangkit mencapai 72 MW. Tak kurang dari 60 baling-baling akan dikirim ke lokasi proyek hingga akhir April 2018.
Model turbin yang dipasang di PLTB ini memakai jenis Siemens DD On-Shore 3,6 WTG dimana 2 unit transformator Siemens selesai dipasang dengan kapasitas masing-masing 45 MVA.
Dari total 20 Wind Turbin Generator (WTG) yang ditargetkan terpasang, 11 di antaranya telah selesai proses pengecoran pondasi tower dengan volume 750 m3 beton, diameter 26,6 meter dan kedalaman 4 meter. Sementara, sisa turbin dalam tahap pembesian.
Nantinya, pembangkit berbasis angin tersebut akan terkoneksi dengan jaringan transmisi sebesar 150 kV. Sebanyak 4 dari 10 tower transmisi 150 kV telah selesai dibangun, yang akan terinterkoneksi melalui Gardu Induk Jeneponto. Sedangkan kontrol dan "service building" masih dalam proses pengerjaan.
PLTB Tolo-I dihasilkan dari kecepatan angin sebesar 6 m/s yang merupakan potensi angin cukup besar untuk dikembangkan secara komersial. Penandatangan jual beli atau "Power Purchase Agreement" (PPA) diteken oleh Perusahaan Listrik Negara bersama PT. Energi Bayu Jeneponto sejak tanggal 14 November 2016 dengan harga jual listrik 10,89 dolar cent/kWh.
Berdasarkan PPA tersebut, proyek akan selesai dan "Commercial Operation Date" (COD) pada 14 November 2019. Hadirnya PLTB Tolo-I Jeneponto akan melengkapi keberadaan PLTB Sidrap untuk meningkatkan kontribusi energi berbasis angin di Indonesia, disamping semakin meningkatkan kehandalan kelistrikan di Sulawesi Selatan, yang saat ini rasio elektrifikasinya telah mencapai 99,12%.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.