Data BPS memaparkan, sektor nonmigas mengalami surplus USD750 juta, akan tetapi sektor migas mengalami defisit sebesar USD870 juta.
Sementara dari sisi volume perdagangan, neraca volume perdagangan Indonesia mengalami surplus 33,12 juta ton pada Februari 2018. Hal tersebut didorong oleh surplusnya neraca sektor nonmigas 32,57 juta ton, namun neraca volume perdagangan sektor migas defisit 0,46 juta ton.
Baca Juga: Mendag: Impor Bukan Pilihan yang Haram
"Tentunya kita tidak berharap itu terjadi, mulai bulan depan harapannya naik kembali sehingga performance neraca perdagangan kita diharapkan jauh lebih baik dibanding 2017," kata dia.
Berdasarkan negara, neraca perdagangan Indonesia dengan AS surplus USD1,4 miliar, India surplus USD1,3 miliar, dan Belanda USD439 juta. Sementara neraca perdagangan Indonesia dengan China defisit dalam sebesar USD3,2 miliar, Thailand USD665 juta, dan Australia USD421,9 juta.