Dana Nasabah Hilang, Dirut Mandiri: Kita Sudah Lapor ke Polisi

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 20 320 1875469 dana-nasabah-hilang-dirut-mandiri-kita-sudah-lapor-ke-polisi-wl1h36PQRD.jpeg Masyarakat diminta waspada terhadap modus skimming di mesin ATM (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Perbankan saat ini tengah siaga mencegah terjadinya kejahatan skimming yang mengincar nasabah perbankan. Hal ini setelah marak terjadi kasus skimming atau pembobolan ATM pada sejumlah bank di Indonesia.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah agar nasabah Mandiri tidak terkena skimming. Selain itu juga telah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menangani kasus yang di alami nasabahnya.

Baca Juga: Kasus Pembobolan Rekening, Ini Beda Skimming dengan Hacker

"Skimming itu kan bisa dilakukan di berbagai ATM Bank. Kita sudah laporkan ke polisi dan kita sudah melalukan tindakan pencegahan yang pasti," ungkapnya di Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Menurutnya, kasus skimming yang menimpa nasabahnya di Surabaya sudah dalam penanganan kepolisian. Jika nantinya benar terjadi skimming maka pihaknya akan langsung mengganti uang nasabah tersebut.

Baca Juga: Uang di Rekening Hilang, Bos OJK: Banyak Pelajaran yang Dipetik

"Buat kita, ketika ada pemalsuan debit card kita langsung bayar, kita langsung ganti," jelasnya.

Sementara itu dia menyebutkan, jumlah pengaduan kasus skimming nasabahnya belum terlalu besar. Sehingga untuk mencegah terjadinya kembali, maka dia mengimbau semua nasabah agar proaktif melaporkan jika ada uang di rekening hilang tanpa dilakukan olehnya sendiri.

"Kita harapkan nasabah proaktif apabila ada transaksi yang tidak dilakukan oleh pihak yang bersangkutan. Langsung dilaporkan ke cabang terdekat kita agar bisa kita ganti, itu issue yang baru kita," kata dia.

Baca Juga: Nasabah Bank Wajib Hati-Hati dengan Penawaran Bunga Tinggi!

Diketahui, beberapa nasabah Bank Mandiri sempat melakukan pengaduan ke cabang Mandiri Surabaya karena uang yang hilang di tabungan secara misterius. Pria yang akrab disapa Tiko ini juga menyebutkan jumlah tidak besar hanya mencapai Rp150 juta dan ini masih terjadi di Surabaya saja.

"Enggak banyak, enggak sampai Rp100 juta, kecil loo, palingan banter Rp150 jutaan lah. So far belum (merembet ke daerah lain) lah. Kita lihat kemarin asalnya dari satu sindikat jadi belum ada laporan dari tempat lain," tukasnya.

Seperti diketahui, skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal. Dengan kartu ATM palsu tersebut, pelaku pun leluasa menguras uang pemilik rekening melalui penarikan tunai, pembelian debit, dan penukaran valuta asing (valas).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini