Dolar AS Melemah Usai Jerome Powell Naikkan Suku Bunga The Fed

ant, Jurnalis · Kamis 22 Maret 2018 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 22 278 1876265 dolar-as-melemah-usai-jerome-powell-naikkan-suku-bunga-the-fed-YGsfC4yIYd.jpg Ilustrasi: Dolar AS Melemah (Foto Shutterstock)

JAKARTA - Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena para investor mencerna keputusan Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya pada 2018.

Federal Reserve AS pada Rabu 21 Maret 2018 menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin dan mengisyaratkan dua kali lagi kenaikan suku bunga pada 2018, dengan alasan menguatnya prospek ekonomi dalam beberapa bulan terakhir.

"Mengingat realisasi dan ekspektasi kondisi-kondisi pasar kerja serta inflasi," Fed memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga acuan federal funds menjadi 1,5% hingga 1,75%, bank sentral mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah mengakhiri pertemuan dua hari.

 Baca Juga: The Fed Naikkan Suku Bunga

Pejabat-pejabat Fed secara luas memperkirakan bahwa ekonomi AS akan tumbuh pada laju yang lebih cepat tahun ini dan tahun depan, didorong oleh stimulus fiskal dan peningkatan permintaan luar negeri.

Perekonomian AS akan tumbuh 2,7% pada 2018 dan 2,4% pada 2019, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya, masing-masing 2,5% dan 2,1%, menurut perkiraan the Fed.

Di sisi ekonomi, total penjualan existing-home (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales/rumah bekas) di AS tumbuh 3,0% dari 5,38 juta unit pada Januari menjadi ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,54 juta unit pada Februari, mengalahkan konsensus pasar, National Association of Realtors (NAR) melaporkan pada Rabu 21 Maret 2018.

 Baca Juga: Wall Street Tertekan Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,69% menjadi 89,745 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,2329 dari USD1,2255 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,4136 dari USD1,4004 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7760 dari USD0,7684.

Dolar AS dibeli 106,12 yen Jepang, lebih rendah dari 106,44 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9504 franc Swiss dari 0,9553 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,2916 dolar Kanada dari 1,3082 dolar Kanada.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini