Dia mengatakan, Indonesia bisa mulai mengembangan potensi EBT yang saat ini, meski sampai 2050 dominasi energi fosil masih diperlukan. Oleh karena itu, dia pun meminta pemerintah fokus pada target Kebijakan Energi Nasional, di mana 23% EBT bisa tercapai pada 2025.
"Untuk kebijakan saat ini 70% mayoritas berasal dari fosil seperti batu bara. Untuk EBT sendiri itu ada 23% untuk target energi nasional," tuturnya.
Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menetapkan target energi bauran jangka pendek sebesar 23% pada 2025, dengan kapasitas penyediaan energi 400 million tonnes of oil equivalent (MTOE). Adapun untuk tahap jangka panjang (long term) sebesar 31% pada 2050 dengan kapasitas produksi sebesar 1.012 MTOE.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.