BALI - PT Angkasa Pura I (Persero) bakal melakukan ekspansi menambah luas areal Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Salah satu yang menjadi sasaran perluasan bandara ini adalah laut. Untuk itu, perseroan berencana melakukan reklamasi seluas 58 hektare (ha).
"Dalam proses pengembangan bandara membuat beberapa fasilitas untuk mendukung. Kita akan menggunakan pantai atau laut untuk menambah luasan tanah. Itu di utara runway, sebelah baratnya," kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Bali, Sabtu (24/4/2018).
Baca Juga: Jelang Pertemuan IMF-World Bank, AP I Tingkatkan Kapasitas 5 Bandara Lain
Ekspansi ini dilakukan untuk mempersiapkan diri bandara ini secara jangka panjang, yakni menghadapi lonjakan jumlah wisatawan yang akan masuk ke bali melalui bandara.
"Target tahun ini 22 juta penumpang, tumbuh dari 21 juta pada tahun lalu. Itu tambah 1 juta atau sekira 2 persen," kata dia.
Sementara untuk pertemuan tahunan Badan Moneter International (IMF) dan Bank Dunia yang akan dilakukan pada 8 - 14 Oktober 2018 di Bali, dia mengatakan bandara ini juga akan melakukan beberapa tambahan.
Baca juga: Pemerintah Antisipasi Tingginya Inflasi Selama Pertemuan IMF-World Bank
Untuk itu, dalam rangka menyambut pertemuan ini, pihaknya berencana untuk memulai reklamasi tahap awal, dengan luas 5,8 ha.
"Untuk pertemuan IMF-World Bank, kita butuh 5,8 ha," kata dia.
Walau begitu, karena reklamasi merupakan isu yang sensitif di Bali, dia juga menyiapkan rencana cadangan.
"Ke depan, jima izin turun, reklamasi kita laksanakan. Kalau tidak diizinkan, kita akan lakukan tiang pancang," kata dia. (lid)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.