Share

Tips Hindari Kantong Kering di Akhir Bulan

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 26 Maret 2018 06:09 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 25 320 1877643 tips-hindari-kantong-kering-di-akhir-bulan-emrfLyxVNM.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Istilah kantong kering seringkali kita dengar ketika mendekati akhir bulan. Sebutan kantong kering merujuk kepada kondisi keuangan yang menipis di akhir bulan, sementara gaji bulanan belum keluar.

Perencana Keuangan Independen OneShildt Financial Planning dan CEO PT Cerdas Keuangan Indonesia Mohamad Andoko mengatakan, kondisi tersebut sebenarnya dapat dihindari, jika seseorang mampu mengendalikan dirinya.

Artinya, dia dapat memilah antara keinginan dan kebutuhannya terutama setelah menerima gaji. Setelah menerima uang gaji, seseorang pasti akan tergoda untuk membelanjakannya.

"Jadi banyak indivdiu yang keinginannya melebihi daripada kemampuannya yaitu gajinya dia. Oleh karena itu sekarang mulai di-manage keinginannya dia," ujarnya kepada Okezone.

Baca Juga: Tanggal Tua vs Tanggal Muda, Simak Cara Menyiasatinya

Andoko mengatakan pentingnya membatasi antara keinginan dan kebutuhan. Sebab, keinginan tidak pernah terpenuhi sementara kebutuhan ada batasnya.

"Jangan sampai karena keinginan banyak sehingga menyebabkan dia defisit terus,  dalam artian uangnya habis sebelum gajian selanjutnya datang," imbuh dia.

Oleh karena itu, dia menilai perlunya penghematan sejak tanggal muda. Penghematan bukan berarti menekan pengeluaran, akan tetapi mengalokasikan uang kita sejak tanggal gajian. Dengan demikian, seseorang sudah memiliki gambaran keuangannya hingga akhir bulan.

Baca Juga: Menyiasati Keuangan untuk Biaya Pernikahan

Sebab, apabila tidak ada alokasi yang jelas, seseorang cenderung memenuhi keinginannya. Akibat yang paling buruk, ketika seseorang sudah tidak memiliki uang sementara kebutuhannya masih harus dipenuhi, maka mereka akan memilih jalan dengan berhutang.

"Sehingga kekurangannya ditutup lewat utang KTA (Kredit Tanpa Agunan) dan kartu kredit. Artinya apa dia gali lubang tutup lubang," kata dia.

Selain itu, dia juga menyarankan agar menerapkan mindset surplus, yaitu dengan menyisihkan minimal 10% dari gaji untuk tabungan. Dengan disiplin pada pengaturan keuangan tersebut serta kemampuan untuk mengendalikan diri antara memenuhi kebutuhan dan keinginan, maka Andoko meyakini seseorang akan kelaur dari jeratan kantong kering.

"Sehingga nanti yang namanya tanggal muda tanggal tua dia tidak lagi ngerasain," tutup dia. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini