Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Boediono Mengenang Krisis Ekonomi 1998: Kita Paling Parah Saat Itu

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Rabu, 28 Maret 2018 |15:56 WIB
Boediono Mengenang Krisis Ekonomi 1998: Kita Paling Parah Saat Itu
Foto: Boediono Cerita Krisis Ekonomi 1998 (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Boediono mengisahkan kembali soal krisis ekonomi yang pernah dialami Indonesia pada periode 1997-1998. Menurutnya, krisis yang terjadi kala itu benar-benar diluar batas yang diperkirakan pemerintah.

Dia mengatakan, seharusnya Indonesia bisa lebih siap dalam menghadapi krisis kala itu. Namun ternyata Indonesia tidak siap menghadapinya, karena krisis terjadi lebih parah dari yang dibayangkan sebelumnya.

"Karena pada 1997 itu mulanya dari Thailand. Tapi pada 1997 itu kita merasa masih bagus (ekonominya), dan Bank Dunia juga mengatakan pada waktu laporan Juni 1997 mengatakan ekonomi Indonesia masih bagus. Siapa yang mengira Agustus-Desember makin parah," katanya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

 Baca Juga: Boediono Tidak Percaya Siklus Krisis Ekonomi 10 Tahunan

Menurutnya, krisis ini disebabkan oleh faktor dari luar dimana yang diserang saat itu adalah neraca modal (capital account) Indonesia, yang menjadi andalan untuk membiayai perekonomian di Indonesia. Termasuk, untuk membiayai industri nonmigas dan perbankan di Tanah Air.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement