OJK Siap Lanjutkan Kerjasama dengan Gubernur BI yang Baru

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 29 Maret 2018 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 29 20 1879693 ojk-siap-lanjutkan-kerjasama-dengan-gubernur-bi-yang-baru-MmVTDRsw91.jpg Foto: Perry Warjiyo Jadi Gubernur BI (Okezone)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan siap menjalin kerjasama dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih, Perry Warjiyo.

Seperti diketahui, semalam Komisi XI DPR RI telah memilih Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI yang akan menggantikan Agus Martowardojo yang akan mengakhiri masa bakti Mei 2018 mendatang.

Keputusan ini pun basarkan hasil musyawarah 36 anggota Komisi XI yang terdiri dari 10 fraksi. Musyawarah dilakukan setelah Perry melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dengan Komisi XI pada hari ini, Rabu 28 Maret 2018.

 Baca Juga : PR Menumpuk Perry Warjiyo, sang Gubernur BI yang Baru

Menanggapi terpilihnya Perry, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, pihaknya siap melanjutkan kerjasama dengan BI pada masa jabatan Perry yang akan memimpin Bank Sentral periode 2018-2023.

"Kami siap bekerjasama," ujarnya di Gedung OJK, Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Dia menjelaskan, kerjasama pada kepemimpinan Agus telah berjalan dengan baik, ini pun harus diteruskan pada masa kepemimpinan Perry mendatang. "Kalau dengan yang lama bagus, dengan yang baru juga harus bagus," jelasnya.

 Baca Juga: Jadi Gubernur BI, Perry Warjiyo Mempererat Hubungan dengan Ditjen Pajak

Menurut Heru, selama ini hubungan antara BI dan OJK terus berjalan dengan baik dan tak pernah bermasalah.

"Tentunya OJK dan BI akan terus bekerjasama, saling mendukung. Bahwa kita juga akan sama-sama mengeluarkan kebijakan, yang kebijakan kita berdua bisa buat industri akan lebih tumbuh lagi," ujarnya.

Sebelumnya, Perry dalam uji kelayakan dan kepatutan kemarin menyatakan, menjaminan koordinasi Bank Sentral dengan OJK akan makin mesra pada era kepemimpinannya.

Perry membantah terdapat perbedaan pandangan antara BI dan OJK terhadap wewenang masing-masing dalam mengawasi aspek makroprudensial dan mikroprudensial sektor keuangan.

"BI sudah bicara dengan OJK. BI fokus ke makroprudensial yang ditimbulkan sektor perbankan. OJK dari mikroprudensial ke indvidu kemudian ke industri perbankan. Untuk saling melengkapi kita akan semakin meningkatkan kerja sama," kata Perry di Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu 28 Maret 2018.

 Baca Juga :  Terpilih Aklamasi, Presiden-DPR Satu Selera Pilih Perry Warjiyo Jadi Gubernur BI

Perry mengakui selama ini memang kerap timbul diskursus antara regulator. Namun, ke depannya, dirinya berjanji lebih intensif berkoordinasi dan bersama-sama membangun sektor keuangan yang belum tergali dengan baik, seperti keuangan syariah dan peningkatan tingkat inklusi keuangan.

"Dalam pengawasan, sering menjadi gesek. Tapi kalau bisa bersandar itu akan makin baik," ujar Perry.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini