Hal lain yang dipelajari adalah pengalaman Dufour dalam sistem pengumpulan sampahnya. Di Indonesia masih cukup rumit dengan menggunakan tipping fee, yang untuk pemerintah daerah juga bukan hal mudah mengatur nya.
‘’Namun di sisi lain ada yang bagus di Indonesia dan bi sa lebih baik karena kita su dah punya sistem pengum pul an melalui Bank Sampah,’’ kata Siti.
Baca Juga : Dubes Denmark: Semakin Lama Biaya Investasi Energi Terbarukan Makin Murah
Belajar dari pengalaman Belgia, Siti pun melihat ada peluang bagus untuk Bank Sampah dalam melakukan tindak lanjut setelah pengumpulan sampah dari rumah tangga. Saat ini sudah ada kurang lebih 5.244 Bank Sampah di 34 provinsi dan 219 kabupaten/kota di Indonesia.
Bank Sampah tersebut memberikan kontribusi pengurangan sampah nasional sebesar 1,7% dari timbulan sampah nasional. ‘’Bank Sampah ini merupakan salah satu penerapan circular economy di Indonesia,’’ katanya.
Nono Suwarno
(feb)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.