KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak berjanji akan menaikkan gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan menyiapkan anggaran 1,46 miliar ringgit (USD378,04 juta atau Rp5,4 triliun).
Hal itu menjadi strategi Najib untuk mendapatkan dukungan dari pegawai pemerintah menjelang pemilu. Jumlah PNS di Malaysia mencapai 1,6 juta orang dan mayoritas adalah penduduk etnik Melayu. Mereka memiliki ikatan tradisional dengan koalisi Barisan Nasional.
Baca Juga: Jokowi Singgung Kesuksesan Elon Musk di Depan CPNS
Namun demikian, biaya hidup yang terus meningkat, banyak PNS bisa saja memberikan dukungan kepada oposisi jika partai berkuasa tidak memperhatikan isu tersebut. Apalagi, skandal korupsi yang melanda Najib juga menumbuhkan sentiment negatif. Ditambah dengan mantan mentor Najib, Mahathir Mohamad yang kini sudah bergabung dengan oposisi.
“Pemerintah telah menyepakati peningkatkan gaji selama satu tahun penuh bagi 1,6 pegawai negeri dengan tambahan 1,46 miliar ringgit dari 1 Juli,” kata Najib saat menggelar pertemuan dengan para pegawai negeri di Putrajaya, Malaysia, dilansir Reuters.