Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akhirnya Rangkaian MRT Tiba di Tj Priok, Ini 15 Faktanya

Keduari Rahmatana Kholiqa , Jurnalis-Kamis, 05 April 2018 |12:27 WIB
Akhirnya Rangkaian MRT Tiba di Tj Priok, Ini 15 Faktanya
Pembangunan MRT. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Industri transportasi di Indonesia akan memasuki babak baru. Pasalnya, rangkaian perdana mass rapid transit (MRT) akhirnya tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/4/2018).

Apa saja fakta-fakta di balik kedatangan ular baja dari negeri Jepang? Berikut ini rinciannya.

1. Rangkaian MRT tiba setelah menempuh perjalanan dari Jepang selama satu bulan.

Kedatangan dua rangkaian rolling stock atau gerbong ini molor dari rencana awal, yakni 26 Maret lalu. Keterlambatan ini terjadi lantaran Kapal Ellensborg yang mengangkut 12 gerbong MRT dari Toyohashi Port Jepang tersebut diterjang badai. Akibat itu, kapal singgah lebih dahulu di Pelabuhan Sanghai, China dan memperlambat lajunya demi keselamatan.

2. Pemindahan dilakukan hati-hati.

Dari pantauan di Dermaga 102 Tanjung Priok, proses pemindahan rang kaian berwarna abu-abu berlangsung hingga malam hari. Beberapa kali crane dari Kapal Ellensborg tampak kesulitan mengangkat gerbong karena tali putus.

3. Berhasil dikeluarkan

Sekitar pukul 19.00 WIB gerbong-gerbong anyar itu mulai berhasil dikeluarkan dari lambung kapal berbendera Denmark tersebut.

4. Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar yang tampak memantau penurunan gerbong begitu semringah. Meski terlambat tiba di Jakarta, William bersyukur karena rangkaian MRT ini akhirnya sampai dengan selamat. “Kondisi cuaca tidak bersahabat dalam perjalanan sehingga kapal memperlambat laju, membuat terlambat beberapa hari,” ujarnya.

5. Dua rangkaian MRT tersebut langsung disimpan sementara di gudang penyimpangan khusus di Pelabuhan Tanjung Priok. Selanjutnya belasan gerbong tersebut akan dipindah ke Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

6. Lantaran ukurannya yang panjang dan besar serta melalui jalan raya, pengangkutan tidak bisa dilakukan sekaligus. Pihaknya merencanakan pemindahan dilakukan bertahap hingga Minggu (8/4/2018). Pemindahan pun dilakukan pada jam-jam lengang lalu lintas, yakni mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

7. MRT Mirip Commuterline

Kendati terlihat mirip dengan commuter line, William menegaskan rangkaian MRT sangat berbeda sebab kereta ini dilengkapi teknologi baru dan canggih. Soal kecanggihan ini sudah dia lihat langsung saat pembangunan di pabriknya di Toyokawa, Jepang.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement