nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Bali, Kini Menhub Buka Penerbangan Langsung Silangit-India

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Jum'at 06 April 2018 16:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 06 320 1883169 setelah-bali-kini-menhub-buka-penerbangan-langsung-silangit-india-vOWloOePYl.jpg Foto : Lidya/Okezone

JAKARTA - Pemerintah berencana membuka penerbangan langsung dari Indonesia ke India. Penerbangan pertama akan melalui rute Bali-Mumbai pada 23 April 2018 dan selanjutnya dari Muambai-Silangit.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, setelah dari Bali ke Mumbai nantinya juga direncanakan penerbangan langsung Mumbai-Silangit. Menurutnya, langkah ini d untuk mendukung peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Sumatera Utara. Di mana sekarang pemerintah tengah berupaya memperbaiki pariwisata yang ada di daerah tersebut.

"Kalau itu kan satu upaya untuk menaikkan potensi yang ada di Medan dan Silangit," ungkapnya di JCC Senayan, Jumat (6/4/2018).

Baca Juga : Industri Penerbangan Berkembang, Ditjen Perhubungan Udara Butuhkan 10.585 Personel

Budi mengatakan, penerbangan Silangit-Mumbai dilakukan, setelah hasil evaluasi penerbangan Bali-Mumbai. Hal ini akan dilihat selama masa uji coba penerbangan sekira 3 bulan.

"Mungkin kita butuh waktu dua sampai tiga bulan agar lebih menarik," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan, untuk membuka rute baru Silangit-India ini terlebih dahulu melihat perkembangan untuk penerbangan India-Bali.

"Nanti kalau sudah berkembang seperti apa kita kembangkan lagi. Kita kan selalu evaluasi ini. Jadi kita kembangkan potensi-potensi wisata, selalu kita evaluasi. Biasanya kita coba buka dulu. Kan dulu presiden minta untuk buka Silangit, tadinya enggak ada demand, begitu ada airline langsung dipenuhi penumpang. Dengan infrastruktur dibangun, rute airline ditambah jadi dua itu bikin ada demand," tukasnya.

Baca Juga : Harga Avtur Naik, Menhub Evaluasi Tarif Pesawat dengan Pihak Maskapai

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, hal ini dilakukan agar mempermudah wisatawan asing (wisman) India yang ingin berlibur ke Indonesia. Pasalnya, data realisasi terakhir jumlah wisman India mencapai 365.000 yang datang ke Indonesia.

"23 (April) akan ada terbang ke Mumbai dari Bali. Perlu diketahui India itu ada 365.000 wisman yang datang ke Indonesia. Artinya sehari ada 1.000 wisman India yang datang. Aneh sekali kalau datang ke Indonesia tapi nggak ada direct flight," ungkap Arief di JCC Senayan,

Selain itu, dia menyebutkan maskapai pertama yang akan diberangkatkan langsung ke India adalah Garuda Indonesia. Setelahnya mungkin akan ada masuk beberapa maskapai lainnya. Tapi untuk awal hanya akan untuk garuda.

"Garuda paling banyak terbang di seluruh dunia," jelasnya.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini