"Langkah yang dilakukan pemerintah adalah memberikan keyakinan kepada pihak investor untuk bisa terlibat lebih banyak dalam pembangunan infrastruktur. Hasilnya, saat ini para investor sudah mulai menunjukkan keyakinan terhadap pemerintah dalam membangun infrastruktur dengan menggandeng pihak swasta," terang Rahmat.
Sebelumnya, Hary Tanoe mengatakan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah diharapkan fokus pada proyek yang bersifat non komersial. Sementara yang komersial bisa dijual ke swasta. Hal tersebut akan meringankan APBN
Penghematan APBN tersebut, lanjutnya bisa digunakan untuk hal-hal yang produktif yang membangun produktivitas masyarakat, khususnya masyarakat kelas menengah bawah.
Baca Juga: MNC Group dan REI Bersinergi Memajukan Industri Properti
Untuk kelompok pekerja bisa diberikan pinjaman lunak dengan akses yang mudah, pelatihan serta pendampingan dan proteksi. Menciptakan dan membangun UMKM sebanyak-banyaknya di sektor yang didominasi oleh kelompok masyarakat menengah bawah. Sehingga semakin banyak kelompok produktif baru menciptakan lapangan kerja baru.
Sementara untuk pelajar yang tidak mampu bisa diberikan pinjaman lunak untuk meneruskan pendidikan hingga perguruan tinggi. Membangun SDM unggul diperlukan dalam persaingan global.
(Ayu Susanti)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)