nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Buka Usaha Pastry dan Bakery? Ini yang Bakal Jadi Tren di 2018

Keduari Rahmatana Kholiqa, Jurnalis · Senin 09 April 2018 17:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 09 320 1884241 ingin-buka-usaha-pastry-dan-bakery-ini-yang-bakal-jadi-tren-di-2018-D23fIggYTC.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Industri kuliner tentu memerlukan selalu menjadi tren dari masa ke masa. Namun, dalam tren industri pastry dan bakery juga bisa menjadi bisnis yang menjanjikan dan mampu menciptakan inovasi baru sesuai dengan tren masa kini.

President Indonesia Pastry Alliance, Chef Rahmat Kusnedi mengatakan, industri kuliner seperti ini tentu mampu mendorong ekonomi lokal di Indonesia. Salah satunya, dengan cara menggunakan ciri atau bahan yang khas di daerah itu sendiri.

"Diadakannya percepatan di wisata kuliner cukup untuk menguatkan fundamental daripada ekonomi itu sendiri," katanya di Jakarta, Senin (9/4/2018).

Dia mengaku optimistis bahwa industri pastry dan bakery ini akan bergerak semakin aktif untuk mendorong dan berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan subsektor kuliner di industri ekonomi kreatif.

Tren industri kuliner pastry dan bakery yang akan nge-trend di Indonesia pada 2018, yaitu jenis Infinity. Kue ini memiliki corak dengan coretan bewarna dan glossy, lalu warna pada cake ini lebih memilih warna terang yang bisa dipadukan dengan spons yang mau dikasih rasa kopi, coklat, vanila, strawberry, dan rasa lainnya.

Lalu ada Mon Petit Fraiche yaitu viennoisserie dengan toping dan laminating bewarna. Selanjutnya ada, kue-kue kecil seperti The Galaxy yaitu French pastry dengan motif bewarna dan simple.

Selain itu, ada juga The Great Coconut Influenced yaitu cake dengan perpaduan bahan lokal yang biasa dijumpai dan unik.

Tidak hanya itu, jajanan pasar atau Urban Sweet juga bisa ditampilkan dengan tampilan kekinian dan cenderung lebih bisa bertahan lama.

Perpaduan kue Eropa dan Asia, yaitu West feat East. Kue dengan perpaduan antara western bread dan Asian dipadukan dengan tekstur dan rasa. Ciri khas dari kue ini yang memiliki tekstur keras di luar, tapi lembut di dalam.

Chef Rahmat menjelaskan kalau rasa dan konsistensi harus bisa dijaga, dan tentunya mampu menambahkan ciri khas dari suatu daerah, misal Jawa yang lebih memiliki cita rasa rempah-rempah.

"Yang namanya cookies kita harus bisa menebak rasa pada cookies yang dibuat dengan memberikan rasa-rasa dari khas daerah," ujarnya.

Dia menambahkan, intinya kerja dalam bisnis tidak bisa one man show atau bekerja sendiri tetapi harus bekerja kolektif.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini