PT KAI Siapkan 23.000 Kursi Tambahan untuk Mudik 2018

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 12 320 1885580 pt-kai-siapkan-23-000-kursi-tambahan-untuk-mudik-2018-UroDQQHGro.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

SOLO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempersiapkan diri guna menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2018. Selain menyediakan 23.000 kursi tambahan untuk arus mudik, digelar juga sahur dan buka bersama di atas kereta bagi para penumpang.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengemukakan, tiket H-1 dan H-2 Lebaran diakui menjadi favorit calon penumpang. Namun, untuk tiket H-5 ke atas, sampai saat ini masih tersedia. Selama masa operasi Lebaran 2018, terdapat 393 perjalanan kereta api (KA).

“Atau bertambah 40 perjalanan dari tahun 2017 lalu atau naik 4%,” ungkap Edi Sukmoro saat melakukan inspeksi di Stasiun Balapan, Solo, Jawa Tengah, kemarin siang.

Baca Juga: KAI Operasikan 393 Kereta Selama Lebaran, Ada Tiket Tambahan?

Sementara itu, penjualan tiket tambahan masih menunggu koordinasi terkait kedatangan KA baru.

Sebelumnya, PT KAI telah memesan sepuluh rangkaian KA baru ke PT INKA dan enam di antaranya sudah datang. Adapun empat lainnya akan menyusul dan kini masih menunggu konfirmasi. Setelah seluruh KA baru datang, tiket tambahan baru akan dijual. Meski belum menyebut tanggal pasti, dia memberi perkiraan sekitar H-60 Lebaran.

“H-60 atau lebih sedikit, nanti akan diumumkan. Kami terus konfirma si INKA,” tandasnya.

Sahur dan buka bersama gratis disediakan ketika H-10 Lebaran, sementara operasi Lebaran yang dilakukan KAI dimulai H- 10 hingga H+10 Idul Fitri.

Baca Juga: Ini Strategi Khusus agar Tol Tidak Macet saat Mudik Lebaran

“Kami juga melakukan pengamanan jalur yang menyangkut dua aspek, yakni alam dan non alam,” urainya.

Aspek alam antara lain mewaspadai titik-titik tertentu yang rawan longsor, banjir, dan tanah amblas. Setiap daerah operasional (Daop) KAI rerata memiliki titik-titik rawan bencana alam. Seperti Daop V Purwokerto ada tujuh titik rawan, dan dua di antaranya harus diawasi terus-menerus dari bahaya longsor dan banjir.

Daop VI Yogyakarta hampir sama sekali tidak ada titik rawan bencana alam. Sementara itu, aspek non alam di antaranya aksi pelemparan KA. Namun, sejauh ini aksi pelemparan semakin lama semakin berkurang. Pada sisi lain, PT KAI juga menambah kereta baru untuk jalur Solo-Yogyakarta-Kuto arjo.

Dua rangkaian KA baru rencananya datang akhir April dan di harapkan Mei beroperasi. Penambahan KA baru diharapkan bisa mengatasi keluhan pengguna KA Prameks Solo-Yogyakarta terkait kepadatan penumpang. Kedua KA baru itu sebenarnya dipergunakan untuk KA Bandara Adi Soemarmo, Solo.

Namun, karena jalur kereta bandara belum jadi maka dipergunakan dulu untuk jalur Solo-Yogyakarta. Armada KA tidak bisa didiamkan dan harus dioperasikan agar tidak rusak. Menurut dia, KA memiliki kapasitas 200 penumpang jika duduk.

Namun, jika dikombinasikan dengan berdiri mencapai 350 penumpang, dan berdiri semua 500 penumpang. Dari sisi teknis, KA berjenis kereta rel diesel elektrik (KRDE) tersebut material eksterior dan interior didominasi stain less steel atau almunium alloy.

Spesifikasi yang sama di Indonesia hanya dimiliki di Minangkabau.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) berharap kereta bandara bisa segera dioperasikan. Dirinya juga menyambut baik rencana PT KAI akan menambah kereta Solo-Kutoarjo.

“Saya usulkan dibuat harga yang berbeda. Kalau mau prioritas transportasi massal, lebih baik di buat berdiri seperti KRL,” ucap Rudy.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto menyebut Daop 6 mendapatkan tiga kereta api baru. Masing-masing adalah kereta eksekutif Taksa Pagi, Taksa Malam dengan rute Stasiun Tugu-Gambir.

“Satu lagi adalah kereta api ekonomi plus Mataram Premium jurusan Lempuyangan- Pasar Senen,” katanya kemarin.

Kapasitas tempat duduk untuk Mataram Premium itu mencapai lebih dari 800 kursi.

“Program itu merupakan peremajaan, dengan fasilitas yang lebih baik seperti televisi, toilet, maupun tempat duduk,” terangnya.

(Ary Wahyu Wibowo/Ainun Najib)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini