Sri Mulyani Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2018 5,2%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 16 April 2018 18:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 16 20 1887374 sri-mulyani-ramal-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-i-2018-5-2-UWD28d9M9j.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal-I 2018 tumbuh 5,2% yoy. Proyeksi ini lebih tinggi dari realisasi pertumbuhan ekonomi di 2016 pada periode yang sama sebesar 5,0% yoy. 

"Pertumbuhan ekonomi masih di range 5,22% sampai 5,41% tahun ini. Range kita nggak terlalu lebar ya. Tapi kuartal-I di 5,2%," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers di kantornya, Senin (16/4/2018). 

Baca Juga: Mendag : Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Adalah Ekspor dan Investasi

Dia menyatakan di kuartal II pertumbuhan ekonomi optimis akan lebih positif, didorong bulan Ramadan dan Idul Fitri 2018. 

Pada periode tersebut, pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) pada karyawan akan dilakukan. Di sisi lain, selain  THR pemerintah akan mengeluarkan anggaran untuk gaji ke-13 kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan demikian, hal itu mendorong pertumbuhan konsumsi. 

"Pemerintah akan menjaga harga pangan bisa tetap terjaga, inflasi rendah, daya beli naik, dan growth positif," katanya.

Baca Juga: Bank Dunia Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3% Tahun Ini

Di kuartal-III, pertumbuhan ekonomi juga akan didorong  dengan adanya Asian Games. Sedangkan kuartal-IV akan didorong Annual Meeting IMF-World Bank di Bali mendatang. 

"Jadi kita punya terus momentum yang menjaga optimisme itu. Kami berharap enggak ada shock, kalau dari sisi pure domestik itu momentum positif," ujarnya. 

Untuk diketahui, target pertumbuhan ekonomi pemerintah dalam APBN 2018 mencapai 5,4% yoy. Ini lebih tinggi dari realisasi di 2017 yang mencapai 5,07% yoy dari targetnya  yang sebesar 5,2% yoy. 

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini