Persaingan Makin Ketat, Market Share Produk Mobil Astra Turun

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 18 April 2018 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 18 278 1888226 persaingan-makin-ketat-market-share-produk-mobil-astra-turun-XVsaS3roTp.jpg Foto: Market Share Mobil Astra Turun (Ulfa/Okezone)

JAKARTA - Persaingan ketat dalam pasar mobil mempengaruhi porsi pangsa pasar PT Astra International Tbk (ASII). Pangsa pasar produk mobil perusahaan dengan kode saham ASII tersebut turun tipis 1% dari 55% menjadi 54% pada 31 Desember 2017.

Penurunan pangsa pasar mobil pada akhir 2017 tersebut masih berlanjut pada kuartal I 2018.

Head of Investor Relations Astra International Tira Adianti menjelaskan selain faktor peningkatan kompetisi, juga diakibatkan karena peningkatan market komersial. Sayangnya, kata dia, kontribusi market komersial ASII tidak terlalu besar, sehingga perusahaan tidak menikmati keuntungan dari peningkatan market komersial itu.

"Sebabnya tahun lalu kita turun sedikit dikarenakan satu kompetisi kedua kenaikan market komersial," ungkap dia di Jakarta, Rabu (17/4/2018).

Baca Juga: 2 Komisaris dan 1 Direktur Astra International Mengundurkan Diri, Siapa Saja?

Dia menyebut, tren pelemahan tersebut masih akan berlanjut di 2018 karena sengitnya persaingan di pasar mobil Indonesia. Apalagi banyak model baru yang diperkenalkan tahun lalu, dan mulai dikirim tahun ini sehingga supply dari kompetitor meningkat terutama di kuartal 2018.

Dari sisi internal, lanjut Tira, ASII memang tengah menurunkan persediaan.

"Kita memang berupaya untuk menurunkan inventory kita agar lebih sehat posisinya. Itulah sebabnya market share kita agak koreksi," kata dia.

Baca Juga: Ada Mobil Baru Produksi China di Indonesia, Kinerja Astra International Terancam?

Meskipun trennya melemah, ASII menargetkan dapat mempertahakan market share di angka 50%.

"Sebenarnya kalau kita bisa enjoy di atas 50% itu di luar kebiasaan karena biasanya range 50%. Jadi kami enggak muluk muluk harus 55% karena kami menyadari kompetisi makin ketat," tutup dia.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini