Dolar AS Makin Perkasa Ditopang Imbal Hasil Obligasi

ant, Jurnalis · Sabtu 21 April 2018 08:48 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 21 278 1889651 dolar-as-makin-perkasa-ditopang-imbal-hasil-obligasi-MIOVC38j78.jpg Ilustrasi: Dolar AS Menguat (Foto Shutterstock)

NEW YORK - Kurs dolar AS menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), di tengah meningkatnya imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama sainggannya, naik 0,37% menjadi 90,277 pada akhir perdagangan.

Baca Juga: Rupiah Sempat Tembus Rp13.901/USD di Akhir Pekan

Imbal hasil pada obligasi pemerintah 10-tahun bergerak di atas 2,957% pada Jumat (20/4/2018), mencapai level tertingginya sejak Januari 2014.

 

Imbal hasil pada surat utang negara AS dua tahun mencapai 2,457%, level tertinggi sejak 8 September 2008 ketika surat utang negara dua tahun memberikan imbal hasil setinggi 2,542%.

Baca Juga: Dolar Menguat Ditopang Angka Pengangguran yang Menurun

Dengan tidak adanya data ekonomi utama yang dirilis pada Jumat (20/4), para analis mengatakan imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi telah berkontribusi terhadap kenaikan dolar AS.

 

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2286 dari USD1,2338 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,4031 dari USD1,4078 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7671 dari USD0,7723.

Dolar AS dibeli 107,57 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,40 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9746 franc Swiss dari 0,9721 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2739 dolar Kanada dari 1,2671 dolar Kanada.

 

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini