Dolar Makin Perkasa Pasca Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

ant, Jurnalis · Selasa 24 April 2018 07:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 24 278 1890656 dolar-makin-perkasa-pasca-kenaikan-imbal-hasil-obligasi-as-8RoRGWxCix.jpg Kurs dolar AS menguat (Foto: Ilustrasi Reuters)

NEW YORK - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena imbal hasil atau yield obligasi 10-tahun AS naik menuju 3%.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,68% menjadi 90,929 di akhir perdagangan.

Baca Juga: Dolar AS Dekati Level Tertinggi 2 Mingguan

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2206 dari USD1,2288 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3936 dari USD1,4031 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot ke USD0,7603 dari USD0,7671.

Dolar AS dibeli 108,64 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,57 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9785 franc Swiss dari 0,9746 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2848 dolar Kanada dari 1,2739 dolar Kanada.

Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS

Imbal hasil obligasi 10-tahun mencapai tertinggi dalam lebih dari empat tahun di 2,998%, didorong oleh kekhawatiran tentang meningkatnya level pasokan utang pemerintah dan akselerasi inflasi seiring naiknya harga-harga minyak dan komoditas.

Para analis mengatakan tingginya suku bunga memunculkan spekulasi tambahan bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga lebih dari yang diperkirakan sebelumnya.

Baca Juga: Dolar AS Makin Perkasa Ditopang Imbal Hasil Obligasi

Di sisi ekonomi, National Association of Realtors melaporkan total penjualan existing-home (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales) di AS naik 1,1% dari 5,54 juta unit pada Februari ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,60 juta unit pada Maret, mengalahkan konsensus pasar.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Sentuh Rp13.747 per Dolar AS

Sementara itu, Indeks Output PMI Komposit AS dari IHS Markit yang disesuaikan secara musiman mencapai 54,8 pada April, naik dari 54,2 pada Maret, menunjukkan peningkatan lebih cepat dalam aktivitas bisnis di sektor swasta.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini