Rayakan Hari Buruh, Menaker dan Moeldoko Ajak Pekerja Indonesia Bergoyang Maumere

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 01 Mei 2018 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 01 320 1893336 rayakan-hari-buruh-menaker-dan-moeldoko-ajak-pekerja-indonesia-bergoyang-maumere-AYEkFT6BCr.jpeg Peringatan May Day. Foto: Okezone

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri bersama dengan Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko ikut serta dalam merayakan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada hari ini. Namun bukan dengan cara berunjuk rasa, melainkan dengan cara menggelar acara-acara yang menghibur untuk para pekerja di Indonesia.

Salah satu yang dilakukan keduanya adalah mengajak seluruh pekerja dari berbagai asosiasi buruh untuk bergoyang bersama di GOR Soemantri, Jakarta. Keduanya bahkan tak canggung untuk ikut turun ke lapangan agar bisa bergoyang langsung dengan para buruh.

Baca Juga: Terima Buruh di Istana, Menaker: Selamat Hari Buruh Internasional

Pada kesempatan pertama, Hanif dan Moeldoko mengajak para buruh untuk bergoyang Maumere yang beberapa waktu belakangan tengah menjadi tren di Indonesia. Hanif dan Moeldoko pun tampak menikmati olahraga senam Maumere tersebut terbukti dari keluwesan dan senyuman yang terpancar dari keduanya ketika bergoyang Maumere.

Seakan tak puas, setelah bergoyang Maumere, Hanif dan Moeldoko lanjut bergoyang dengan lagu lainya. Kali ini ada goyang Poco-Poco yang dilakukan keduanya bersama dengan para buruh yang hadir ditempat.

Foto: Okezone

Setelah selesai bergoyang, Menteri Hanif mengatakan, goyangan bersama dengan buruh tersebut sebagai bukti jika pemerintah juga ikut serta dalam merayakan Hari Buruh Internasional. Hanya saja cara yang disajikan cukup berbeda yakni dengan berolahraga dan dibalut dengan kesenangan.

"Selamat Hari Buruh Internasional 2018. Kita coba rayakan dengan cara berbeda liga pekerja Indonesia. Tagline kita adalah May Day is fun day," ujarnya sesaat sebelum membuka event Lipesia, Jakarta, Selasa (1/4/2018).

Selain itu lanjut Hanif, dengan bersenang senang seperti itu, membuktikan jika pemerintah sangat memperhatikan kualitas dan kesejahteraan dari kaum pekerja di Indonesia. Dirinya bahkan menyangkal jika pemerintah sangat pro kepada tenaga kerja asing , karena menurutnya 100% pemerintah sangat peduli terhadap tenaga kerja lokal.

 Foto: Okezone

"Pemerintah akan terus memperbaiki kualitas pekerja kita kesejahteraan melalui program. Kita memastikan tenaga kerja kita terlindungi. Pemerintah memastikan yang punya skill bisa up skill, yang berganti skill bisa change skill, dan yang belum punya skill bisa punya keahlian," jelasnya

Oleh karena itu, dirinya sengaja membuat acara yang fun dan bergabung langsung dengan para pekerja saat peringatan hari buruh internasional. Diharapkan, para buruh bisa memperjuangkan hak-haknya dengan kepala dingin tanpa adanya kisruh yang selama ini selalu terjadi.

Foto: Okezone

"Kita tahu perjuangan kaum pekerja jangka panjang sehingga membutuhkan stamina dan semangat. Oleh karena itu kita berjuang dengan kesenangan. Kita tidak ingin berjuang dengan sumpek. Harapannya kita bisa berjuang sama sama," jelasnya.

Baca Juga: May Day, Menaker Ingin Hubungan Buruh-Pemerintah-Pengusaha Kian Harmonis

Sementara itu, Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan melalui acara tersebut, pemerintah akan selalu jadi yang terdepan untuk mensejahterakan para pekerja Indonesia. Kedepannya, seluruh pekerja atau buruh Indonesia bisa memiliki kesejahteraan yang terjamin.

"Berapa usulan telah kita terima. Saya mewakili pemerintah selamat hari buruh Indonesia. Semoga selalu sehat dan sejahtera kalian semuanya. Saya pastikan pemerintah bersama dengan pekerja Indonesia," jelasnya.

>


(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini