Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Diminta Hati-Hati Naikkan Suku Bunga Acuan, Kenapa?

Giri Hartomo , Jurnalis-Jum'at, 11 Mei 2018 |10:50 WIB
BI Diminta Hati-Hati Naikkan Suku Bunga Acuan, Kenapa?
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

"Kalau suku bunganya naik terus padahal mereka ada di level aman katakanlah sampai 6%  saja. Harusnya kan 11-12% itu masih oke kalau proteksi mereka semua dinaikkan ya semua developer bertumbangan," kata Eman

"Enggak hanya developer yang lain juga sektor riil semua yang punya pinjaman bank pasti bertumbangan. Otomatis. Jadi kita bekerja untuk bank bukan untuk sektor riil," imbuhnya.

Lagi pula lanjut Eman, selama penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh Bank Indonesia, banyak sekali perbankan yang tidak mengindahkannya. Banyak sekali perbankan yang justru menahan bunga kreditnya di atas angka yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Baca Juga: Tembus Rp14.000/USD, BI Sebut Kurs Rupiah Tidak Sesuai dengan Fundamental Ekonomi

Saya mendeteksi penurunan suku bunga tidak banyak diikuti perbankan.  Jadi ini juga perbankan harus melihat punya tanggung jawab terhadap sektor riil jadi jangan selalu proyek terhadap sektor riil untuk dirinya sendiri.

"Jadi pada saat suku bunga acuan BI naik ya dia ikut naikkan. Sedangkan kalau turun dia nanti tahan bunganya," ucapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement