JAKARTA - PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) menyebut sebanyak tujuh perusahaan dari luar negeri telah menyatakan minatnya untuk menjadi investor sekaligus kontraktor pada proyek light rail transit (LRT). Sebagaimana diketahui, perusahaan yang bergerak di sektor energi itu akan memperluas lini bisnis di bidang properti dengan membangun LRT yang menghubungkan wilayah Jabodetabek.
Presiden Direktur PT Ratu Prabu Energi Tbk Burhanuddin Bur Maras menjelaskan, saat ini perseroan tengah menunggu proposal proyek yang diajukan oleh masing-masing calon investor.
"Peminatnya yang sudah diundang ada 6 perusahaan China dan satu perusahaan dari Korea," jelasnya di Gedung Ratu Prabu I, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Kontrak yang berlaku dalam proyek ini adalah Engineering Procurement Construction Contract (EPC) plus Financial. Artinya, pihak investor harus memberikan kesanggupan baik dari sisi teknis maupun finansial.