nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratu Prabu Sebut 7 Perusahaan Asing Minati Proyek LRT

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 18:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 16 320 1899096 ratu-prabu-sebut-7-perusahaan-asing-minati-proyek-lrt-Px17ropEKH.jpeg Ratu Prabu (Foto: Ulfa/Okezone)

JAKARTA - PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) menyebut sebanyak tujuh perusahaan dari luar negeri telah menyatakan minatnya untuk menjadi investor sekaligus kontraktor pada proyek light rail transit (LRT). Sebagaimana diketahui, perusahaan yang bergerak di sektor energi itu akan memperluas lini bisnis di bidang properti dengan membangun LRT yang menghubungkan wilayah Jabodetabek.

Presiden Direktur PT Ratu Prabu Energi Tbk Burhanuddin Bur Maras menjelaskan, saat ini perseroan tengah menunggu proposal proyek yang diajukan oleh masing-masing calon investor.

"Peminatnya yang sudah diundang ada 6 perusahaan China dan satu perusahaan dari Korea," jelasnya di Gedung Ratu Prabu I, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Rampung 70 Persen Proyek LRT Jakarta Optimis Selesai Agustus 2018

Kontrak yang berlaku dalam proyek ini adalah Engineering Procurement Construction Contract (EPC) plus Financial. Artinya, pihak investor harus memberikan kesanggupan baik dari sisi teknis maupun finansial.

Bur Maras menyebut, batas akhir penyerahan proposal kerjasama proyek pada Juni 2018. Selanjutnya, perseroan akan mengirim tim dari Jakarta ke negara asal investor untuk meninjau segala kesiapan.

"Jadi mungkin memakan waktu sampai enam bulan baru kita putuskan," jelas dia.

Rampung 70 Persen Proyek LRT Jakarta Optimis Selesai Agustus 2018

Dalam kerjasama ini, Ratu Prabu akan membentuk Join Venture (JV) yang terdiri dari Ratu Prabu Energy, lalu konsultan proyek dari Amerika Serikat Bechtel Infrastructure, sebagai pihak yang telah menyelesaikan feasibility study (FS) atau studi kelayakan dari proyek LRT. Terakhir, pihak yang tergabung dalam JV tersebut adalah kontraktor sekaligus investor yang lolos seleksi perseroan nanti.

Soal izin, kata dia, Kementerian Perhubungan akan memberikan izin jika Ratu Prabu telah mendapatkan kesepakatan dengan para kontraktor. Untuk diketahui proyek LRT ini akan dibangun sepanjang 485 kilometer dengan total investasi sebesar Rp415 triliun.

Rampung 70 Persen Proyek LRT Jakarta Optimis Selesai Agustus 2018

Pembangunan sendiri akan dibagi dalam tiga tahap. Fase pertama mencakup rute Kota ke Jalan Sudirman. Rute kedua akan dibangun sepanjang jalan Daan Mogot, dan jalur ketiga akan menghubungkan sisi barat ke utara menuju bandar udara Sorekarno Hatta. Adapun pada fase pertama akan terlebih dulu dibangun sepanjang 115 km dengan total investasi mencapai Rp94 triliun.

"Konstruksi akan segera dimulai setelah kita selesai periksa peralatan, kesangupan, keuangan dan semua izinnya, jadi langsung kita kerjakan. Kita perkirakan dalam waktu satu tahun dari atau sekitar semester dua 2019," kata dia.

Rampung 70 Persen Proyek LRT Jakarta Optimis Selesai Agustus 2018

Untuk menjamin proyek tersebut, maka perseroan akan mendaftarkan proyek RT dalam asuransi. Direktur Ratu Prabu Gemilang Zaharin menuturkan jika salah satu perusahaan asal Inggris telah menawarkan jaminan asuransi bagi proyek LRT tersebut.

"Perusahaan asuransi dari Inggris pernah datang ke sini menawarkan jika seandainya enggak cukup jaminan, seperti di Indonesia ada Askrindo. Mereka menjamin kredit karena kita tidak punya aset untuk menjamin pinjaman sebesar itu," kata dia.

Untuk asuransi itu, kata Gemilang, pihak perseroan akan membayar premi sebesar 1% dari total pinjaman tiap fase. Pembayaran premi dilakukan setiap tahun. Selama ini, sistem asuransi tersebut telah dilakukan perseroan untuk menjamin beberapa proyek minyak dan gas perseroan.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini