Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Utang Pemerintah Naik Jadi Rp4.180 Triliun, Bagaimana Cara Bayarnya?

Koran SINDO , Jurnalis-Jum'at, 18 Mei 2018 |11:03 WIB
Utang Pemerintah Naik Jadi Rp4.180 Triliun, Bagaimana Cara Bayarnya?
Ilustrasi: Utang Pemerintah Naik (Okezone)
A
A
A

Menurut Bayu, ketika ada peristiwa bom di Surabaya, pada pembukaan Bursa Efek Indonesia pukul 09.47 WIB, IHSG melemah 1,27%. Menjelang penutupan sore hari terjadi koreksi hanya melemah 0,70%. ”Jadi, shock yang terjadi hanya sesaat. Karena publik atau pasar melihat persoalan itu sangat rasional dalam kategori general risk dan specific risk.

Kesimpulannya, kejadian yang terjadi memiliki efek temporer dan bersifat specific risk dalam skala rendah. Lucky Bayu juga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I/2018 (yoy) adalah 5,06% masih dalam kategori on the track. Jawa, menurut dia, masih memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi 58,67%, Sumatera 21,54%, Kalimantan 8,24%, Sulawesi 6,02%, Bali & Nusa Tenggara 3,03%, Maluku & Papua 2,50%.

Utang Luar Negeri Indonesia Naik 8,7% pada Triwulan I 2018

Namun, dari data yang ada sejak Mei 2017 sampai Mei 2018. Posisi infrastruktur yang saat menjadi primadona pemerintah masih berada di bawah rata-rata. Gairah ekonomi sektoral yang di atas rata-rata justru industri dasar, pertambangan, dan finance.

”Pemerintah harus memperkuat strategi agar kinerja sektoral tertentu dapat berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

 Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS

Minyak dunia dan rupiah juga menjadi indikator penting. Harga minyak dunia meningkat terus, harganya USD76 per barel.

Pelemahan rupiah yang sempat menembus Rp14.040 pada Jumat (11/5) terjadi akibat penguatan dolar AS. ”Situasi eksternal lebih besar pengaruhnya daripada domestik. Jadi, bukan karena merosotnya kepercayaan di pasar domestik,” katanya. (Sudarsono)

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement