JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menargetkan konstruksi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sampai akhir tahun ini mencapai 25%. Sampai saat ini, proyek konstruksi dan pembebasan lahan masih terus dikerjakan.

Direktur Utama KCIC Chandra Dwi Putra mengatakan, sampai saat ini perkembangan konstruksi masih kecil, karena masih dalam persiapan kontruksi, pembebasan lahan dan tempat pabrikasi.
"Sekitar 5% kontruksi, lahan sudah sekitar 69% sampai 70% lah. (Akhir tahun) Kontruksi 25%," tuturnya, di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Dia mengatakan, dari lokasi sepanjang 142 kilometer, ada pemecahan pekerjaan menjadi 215 area. Dari jumlah tersebut 45 area sudah mulai dikerjakan kontraktor.
Di sisi lain terkait dengan pencairan dana dari China Development Bank, dia mengatakan, saat ini masih dalam proses. Namun, seberapa besar yang akan dicairkan Chandra belum mengungkapkan.