Share

E-Toll Bisa "Hangus" akibat Terlalu Lama di Jalan Tol, Begini Penjelasannya

Feby Novalius, Okezone · Senin 11 Juni 2018 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 11 320 1909333 e-toll-bisa-hangus-akibat-terlalu-lama-di-jalan-tol-begini-penjelasannya-lGArhOLREr.jpg e-money (foto: ant)

JAKARTA - Pemudik yang menggunakan jalan tol harus tahu bahwa uang elektronik (e-toll) yang digunakan sebagai alat transaksi ternyata memiliki batasan waktu penggunaan. Terutama saat digunakan pada ruas tol yang tertutup.

Kepala BPJT Herry TZ menerangkan, jalan tol saat ini ada dua, terbuka dan tertutup. Untuk ruas tol terbuka, pengguna jalan hanya sekali tempel kartu saat bertransaksinya.

Ahok Luncurkan E-Money Meteran Parkir

"Sedangkan kalau sistem tertutup, dia itu harus tempel dua kali, di pintu masuk dan pintu keluar. Nah ini ada batasan waktu penggunaannya," ujarnya kepada Okezone.

Menurut Herry, tenggat waktu selama di tol merupakan standar operasional prosedur (SOP) dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Maksudnya, pengguna yang masuk ke jalan tol tersebut memiliki batas waktu, jika tidak maka saat transaksi menggunakan e-toll tidak diberlakukan.

Ahok Luncurkan E-Money Meteran Parkir 

"Misalnya satu ruas empat jam, kalau lewat dianggap expired, tapi bukan enggak bisa transaksi, tetap dilayani. Karena selama ini ada temuan dari sisi badan usaha ada pengguna ganti kartu, masuknya sehingga jalan lebih dekat," tuturnya.

Herry mengatakan, untuk detail jelas seperti apa bisa dikonfirmasi langsung ke BUJT. Yang jelas, BPJT melihat hal ini hanya sebatas SOP.

"Waktu ini masih cukup untuk pengguna, katakan dari Bandung-Cileunyi berapa lama sih, katakan enggak sampai 4 jam. Yang penting saldo enggak pengaruh, dia tap di ujung jadi enggak pengaruh. Jadi kartu nanti masih dipakai," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini