Share

3 Fakta soal Kartu E-Toll, Paling Penting Saldo Tidak Bisa "Hangus"

Giri Hartomo, Okezone · Selasa 12 Juni 2018 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 12 320 1909778 3-fakta-soal-kartu-e-toll-paling-penting-saldo-tidak-bisa-hangus-mZHpjVNfGA.jpg Jalan tol. Foto: Okezone

JAKARTA - Pemudik yang menggunakan jalan tol harus tahu bahwa uang elektronik (e-toll) yang digunakan sebagai alat transaksi ternyata memiliki batasan waktu penggunaan. Terutama saat digunakan pada ruas tol yang tertutup.

Kepala BPJT Herry TZ menerangkan, jalan tol saat ini ada dua, terbuka dan tertutup. Untuk ruas tol terbuka, pengguna jalan hanya sekali tempel kartu saat bertransaksinya

"Sedangkan kalau sistem tertutup, dia itu harus tempel dua kali, di pintu masuk dan pintu keluar. Nah ini ada batasan waktu penggunaannya," ujarnya kepada Okezone.

Menurut Herry, tenggat waktu selama di tol merupakan standar operasional prosedur (SOP) dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Maksudnya, pengguna yang masuk ke jalan tol tersebut memiliki batas waktu, jika tidak maka saat transaksi menggunakan e-toll tidak diberlakukan

Per 31 Oktober 2017 Penerapan E-Toll di Jabodetabek Rampung 100 Persen

"Misalnya satu ruas empat jam, kalau lewat dianggap expired, tapi bukan enggak bisa transaksi, tetap dilayani. Karena selama ini ada temuan dari sisi badan usaha ada pengguna ganti kartu, masuknya sehingga jalan lebih dekat," tuturnya.

Herry mengatakan, untuk detail jelas seperti apa bisa dikonfirmasi langsung ke BUJT. Yang jelas, BPJT melihat hal ini hanya sebatas SOP.

"Waktu ini masih cukup untuk pengguna, katakan dari Bandung-Cileunyi berapa lama sih, katakan enggak sampai 4 jam. Yang penting saldo enggak pengaruh, dia tap di ujung jadi enggak pengaruh. Jadi kartu nanti masih dipakai," ujarnya.

Peluncuran e-Toll Pass

Berikut fakta menarik tentang hangusnya saldo E-Toll yang dirangkum oleh Okezone :

1. Terlalu Lama di Jalan Tol, Pengguna tidak Bisa Tap di GT Keluar

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyebut, ada batas waktu terkait penggunaan tap kartu e-toll. Khususnya pada Gerbang Tol tertutup yang mengharuskan pengguna melakukan tap sebanyak 2 kali.

Tenggat waktu selama di tol merupakan standar operasional prosedur (SOP) dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Maksudnya, pengguna yang masuk ke jalan tol tersebut memiliki batas waktu, jika tidak maka saat transaksi menggunakan e-toll tidak diberlakukan.

2. BUJT Tidak Melakukan Denda

Jasa Marga menegaskan bahwa hal itu tidak membuat uang elektronik Anda menjadi expired atau tidak bisa digunakan kembali. Bahkan uang elektronik Anda saldonya terpotong.

Peluncuran e-Toll Pass 

Selain itu, perseroan juga tidak pernah mengenakan denda ataupun sanksi atas kejadian tersebut.

Dalam hal terjadi kejadian serupa, maka sebagaimana ditegaskan uang elektronik tetap ditransaksikan secara manual. Yaitu uang elektronik akan ditransaksikan Petugas kami di luar Gardu Tol Otomatis (GTO) menggunakan mesin EDC.

3.Pengguna Bisa Bayar Lewat Cash atau ATM

Karena terlalu lama di jalan tol, pengguna jalan tidak akan bisa melakukan tap di GT Keluar. Namun bukan sebagai gantinya pengguna bisa membayar tol melalui uang tunai atau bisa juga lewat debit ATM.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini