Share

Taksi Express Jual Aset Demi Lunasi Utang Rp444,5 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 28 Juni 2018 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 28 278 1915150 taksi-express-jual-aset-demi-lunasi-utang-rp444-5-miliar-hRvLiZOXsh.jpg Taksi Express tengah berusaha keras untuk melunasi utangnya. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komitmen untuk menorehkan kinerja keuangan lebih baik lagi dan keluar dari kerugian, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) tengah bekerja keras melakukan efisiensi dan melunasi utang. Teranyar, upaya perusahaan memangkas beban utang adalah menjual aset-aset yang sudah tidak produktif.

Lewat penjualan aset tersebut, perseroan menargetkan bisa menutupi utang jatuh tempo kepada Bank BCA sebesar Rp444,5 miliar pada akhir tahun ini.

"Kami berusaha untuk menyeleksikan pinjaman dari bank untuk menjual aset yang tidak produktif, jadi bisa menutup kerugian," kata Direktur TAXI, Megawati Affandi Jakarta.

Baca Juga : Perdagangan Saham Taksi Express Diberhentikan Sementara

Aset-aset tidak produktif itu, kata dia, berupa tanah di daerah Tangerang (Banten) dan Bekasi (Jawa Barat). Pengelola taksi Express ini sedang berusaha menjual tanah tersebut, karena saat ini harganya sedang tinggi. Selain tanah, aset lain yang sedang diusahakan untuk dijual adalah beberata unit kendaraan taksi mereka yang sudah lama. Terutama yang sudah berusia di atas lima tahun, yang secara izin sudah tidak bisa dioperasikan lagi.

(Pergerakan saham TAXI sebelum disuspensi pada Senin 25 Juni 2018. Foto: Data Yahoo).

Disebutkan, ada sekitar 1.000-an unit kendaraan yang akan dijual untuk menutupi utang. Megawati juga mengatakan PT Rajawali Corpora telah menyuntikkan modal sekitar Rp100 miliar pada akhir tahun lalu, untuk mendukung kegiatan operasional perseroan. Selain itu, Rajawali juga menambah Rp33,62 miliar pada April lalu. Rajawali Corpora merupakan pemegang saham pengendali yang memiliki 51 persen saham Express Transindo.

Baca Juga : Lunasi Utang Rp500 Miliar ke BCA, Taksi Express Siap Jual Lahan 14 Hektare

Meski telah menambah modal, tetap saja belum bisa melunasi seluruh utang Exspress Transindo. Megawati menyatakan hingga kini masih belum ada pembicaraan lagi dengan Rajawali Corpora untuk menambah dana demi membantu melunasi utang perseroan.

"Intinya, Express selalu berusaha, kami juga tidak bisa selalu mengharapkan di-support. Tapi kami pasti akan berusaha dulu," kata Megawati.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini