Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Dijual di Pinggir Jalan, Berapa Modal Bisnis Gorengan?

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Sabtu, 30 Juni 2018 |05:19 WIB
Banyak Dijual di Pinggir Jalan, Berapa Modal Bisnis Gorengan?
Penjual Gorengan. Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA – Bisnis makanan yang tidak kalah menggiurkan adalah gorengan. Potensi bisnis makanan yang dahsyat, mengingat saat ini gorengan menjadi camilan utama yang dipilih banyak orang saat nongkrong maupun bersantai.

Di daerah perkotaan, sudah menjadi hal yang lumrah dan seakan menjadi adat kebiasaan, yakni saat berkumpul bersama ada gorengan. Gorengan tidak hanya dinikmati kalangan anak-anak dan remaja, tetapi juga orang dewasa.

Oleh karena itu, bisnis dapat menjadi alternatif bagi Anda yang ingin menjadi kaya raya. Untuk membuka bisnis ini, berikut contoh analisis usaha yang dilansir dari buku Pengangguran Kaya Raya milik Wildan Fatoni terbitan 2016:

Tahu Langka, Pedagang Gorengan Mengeluh 

1. Modal Modal Awal

a. Gerobak Rp1.500.000

b. Peralatan masak Rp400.000

c. Tabung gas dan kompor gas Rp350.000

Total Rp2.250.000

2. Biaya Operasional Bulanan

a. Bahan baku (pisang, tahu, tempe, tepung, dan lain-lain) Rp100.000 x 30 hari = Rp3.000.000

b. Minyak goreng Rp20.000 x 30 hari = Rp 600.000

c. Gas elpiji Rp15.000 (untuk 3 hari) x 10 = Rp150.000

d. Lain-lain Rp250.000

Total Rp4.000.000

Tahu Langka, Pedagang Gorengan Mengeluh 

3. Asumsi Pendapatan per Bulan

- Laba per bulan

1) 150 buah per hari @ Rp1.000 x 30 hari (untuk gorengan harga Rp1.000) = Rp4.500.000

2) 250 buah @ Rp500 x 30 hari (untuk gorengan yang harga Rp500) = Rp3.750.000

- Total Rp8.250.000

-Keuntungan

= pendapatan - biaya operasional bulanan

= Rp8.250.000 - Rp4.000.000

= Rp4.250.000

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement