Kementerian PUPR dan Pertahanan Bakal Punya Anggaran Paling Besar di 2019

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 04 Juli 2018 14:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 04 20 1917741 kementerian-pupr-dan-pertahanan-bakal-punya-anggaran-paling-besar-di-2019-gnbWCuTeXp.JPG Ilustrasi: Foto Antara

JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelara rapat lanjutan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Untuk pagu indikatif belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) 2019, diajukan anggaran sebesar Rp838,6 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, tren dari pada kenaikan belanja K/L sejak 2015 hingga 2018 mengalami fluktuatif. Di mana pada 2016 terjadi penurunan anggaran, namun naik kembali pada penetapan pagu K/L di 2018.

"Untuk 2019 ini di kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal, pagu indikatif sedikit turun dibandingkan 2018. Total pagu Rp838,6 triliun atau sedikit turun dibandingkan 2018 sebesar Rp847,4 triliun," ujarnya, di Ruang Sidang Banggar DPR, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

 

Berikut 10 pagu indikatif terbesar dalam belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) yang diajukan dalam RAPBN 2019 :

1. Kementerian Pertahanan mengajukan pagu indikatif Rp106,1 triliun atau turun dari alokasi di 2018 sebesar Rp107,7 triliun.

2. Kementerian PUPR mengajukan pagu indikatif Rp102,0 triliun atau turun dari alokasi di 2018 sebesar Rp107,4 triliun.

3. Polri mengajukan pagu indikatif Rp76,9 triliun atau turun dari alokasi di 2018 sebesar Rp95,0 triliun.

4. Kementerian Agama mengajukan pagu indikatif Rp63,0 triliun atau naik dari alokasi di 2018 sebesar Rp62,2 triliun.

 Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53%

5. Kementerian Kesehatan mengajukan pagu indikatif Rp60,1 triliun atau naik dari alokasi di 2018 sebesar Rp59,1 triliun.

6. Kementerian Sosial mengajukan pagu indikatif Rp59,3 triliun atau naik dari alokasi di 2018 sebesar Rp41,3 triliun.

7. Kementerian Keuangan mengajukan pagu indikatif Rp46,3 triliun atau naik dari alokasi di 2018 sebesar Rp45,7 triliun.

8. Kementerian Perhubungan mengajukan pagu indikatif Rp44,1 triliun atau turun dari alokasi di 2018 sebesar Rp48,2 triliun.

9. Kemenristekdikti mengajukan pagu indikatif Rp42,3 triliun atau naik dari alokasi di 2018 sebesar Rp41,3 triliun.

10. Kemendikbud mengajukan pagu indikatif Rp39,2 triliun atau naik dari alokasi di 2018 sebesar Rp40,1 triliun.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini