nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Perluas Ekspor Ternak ke Timur Tengah

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 04 Juli 2018 13:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 04 320 1917710 indonesia-perluas-ekspor-ternak-ke-timur-tengah-YbSoison3U.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Pemerintah berencana memperluas pasar ekspor ternak ke negara-negara lainnya di dunia. Hal tersebut dilakukan seiring terus meningkatnya kinerja sektor peternakan dalam negeri dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita mengatakan, pihaknya akan memperluas pasar ekspor menuju negara-negara Timur Tengah. Sebab menurutnya, permintaan produk ternak dari negara-negara di kawasan Timur Tengah sangatlah tinggi.

"Peluang perluasan pasar untuk komoditas peternakan di pasar global masih sangat terbuka luas. Adanya permintaan dari negara di daerah Timur Tengah dan negara lain di kawasan Asia sangat berpotensi untuk dilakukan penjajakan," ujarnya dalam acara Indonesia Livestock 2018, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

 

Menurutnya, alasan jajaki ekspor ke negara-negara kawasan Timur Tengah dikarenakan produk ternak Indonesia memiliki keunggulan sendiri. Salah satunya adalah keunggulan produk halal yang menjadi daya tarik bagi negara Timur Tengah untuk mengimpor ternak dari indonesia

"Keunggulan halal dari kita juga dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk ekspor produk peternakan ke wilayah tersebut dan negara muslim lainnya," jelasnya.

Menurut Ketut, sebelumnya Indonesia sudah lebih dahulu mengekspor berbagai macam komoditas peternakan. Seperti obat hewan, daging sapi premium, wagyu beef, pakan ternak, telur tetas, hingga daging ayam olahan.

"Secara umum Indonesia sudah menuju swasembada protein hewani, bahkan telah mampu ekspor. Setelah ekspor komoditas peternakan seperti obat hewan, daging sapi premium wagyu beef, pakan ternak, telur tetas, DOC daging ayam olahan," jelasnya.

 

Yang terbaru, Indonesia juga melakukan ekspor domba potong ke Malaysia. Keberhasilan ini juga akan diikuti dengan ekspor produk unggas lainnya ke negeri Jiran itu.

"Beberapa hari yang lalu kita ekspor perdana ternak domba potong ke Malaysia, dan dalam waktu dekat kita juga akan ekspor unggas lokal ke Malaysia," kata Ketut

Sebagai informasi, ekspor sub sektor peternakan juga cukup menjanjikan untuk menopang perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pencapaian nilai ekspor komoditas sub sektor peternakan tahun 2017 mengalami peningkatan sebesar 14,85% dibandingkan tahun 2016.

Adapun nilai ekspornya mencapai USD623,9 juta atau setara dengan Rp8,5 triliyun yang telah diraih pada tahun 2017. Jumlah tersebut bahkan diharapkan mampu bertambah secara signifikan baik dari nilai maupun volume ekspor.

Sementara pada tahun 2017 kontribusi volume ekspor sub sektor peternakan terbesar pada kelompok hasil ternak sebesar 64,07%. Adapun negara tujuan ekspor terbanyak adalah Hong Kong (23,10%) dan China (21,96%).

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini