nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Integrasi Tol JORR, Kemenhub: Demi Kelancaran Arus Barang ke Priok

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 06 Juli 2018 18:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 06 320 1918978 integrasi-tol-jorr-kemenhub-demi-kelancaran-arus-barang-ke-priok-CZvoMLB1cg.jpeg Kementerian Perhubungan (Foto: Feby/Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyatakan dukungannya atas rencana integrasi Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Dengan intgerasi ini diharapkan arus logistik keluar dan masuk kendaraan ke Pelabuhan Tanjung Priok menjadi lancar.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo mengatakan, memang selama ini, apalagi saat menuju Lebaran beberapa waktu lalu terjadi kemacetan luar biasa di jalan arteri menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Hal tersebut dikarenakan kendaraan logistik enggan masuk Tol JORR.

Kemacetan Panjang Tol JORR 

"Waktu itu saya sempat menghubungi BPJT, Ditjen Bina Marga kenapa sampai macet. Ternyata penyebabnya tarif tol uang tinggi," tuturnya, di Kantor Dijen Perhubungan Laut, Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Untuk itu, setelah dilakukan evaluasi ternyata solusinya adalah tarif Tol JORR memang harus diturunkan. Pasalnya, para driver logistik selama ini tidak mungkin masuk jalan tol dengan jarak 15 kilometer dan mesti membayar tarif Rp45.000.

Kemacetan Panjang Tol JORR 

"Bagi driver kan lumayan. Jadi dengan integrasi Tol JORR tarif kan Rp30.000, sehingga mereka pakai Tol JORR ke pelabuhan," tuturnya.

Dia berharap, dengan dioperasikannya tol integerasi dari dan menuju Tanjung Priok bisa lebih memperlancar keluar masuk barang.

"Waktu itu sampai minta NPCT1 direlokasi karena kemacetan. Kemudian ada back up area, rasanya peninjauan tarif diperlukan dengan diskon di NPCT1 supaya bisa lebih lancar," tuturnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini