nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SMF Raih Pendapatan Rp621 Miliar pada Semester I-2018

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 13:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 13 470 1921874 smf-raih-pendapatan-rp621-miliar-pada-semester-i-2018-AUjM3IHDQ8.jpg Sarana Multigriya Finansial (Foto:Giri Hartomo)

JAKARTA - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mencatatkan peningkatan pencapaian kinerja sepanjang Semester I-2018. Perseroan mencatat pendapatan selama enam bulan sebesar Rp621 miliar atau naik 8,00 % dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp575 miliar.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan, capaian tersebut didorong oleh peningkatan jumlah penyaluran pembiayaan KPR, pendapatan serta program sekuritisasi. Sepanjang Semester I tahun 2018 PT SMF telah berhasil menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp4,3 triliun.

"Pendapatan Rp620 miliar, tahun lalu Rp570 miliar. Penyaluran pinjaman (KPR) kita sudah Rp4,3 triliun," ujarnya dalam acara konfrensi pers di Graha SMF, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Secara kumulatif total akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari tahun 2006 sampai dengan 30 Juni 2018 mencapai sebesar Rp41,97 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari pembiayaan sebesar Rp31.82 triliun dan sekuritisasi sebesar Rp10,15 triliun.

"Dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai 721.736 debitur KPR yang terdiri dari 70% pembiayan dan 30% sekuritisasi," jelasnya.

Untuk sekuritisasi, sampai dengan Semester I 2018, SMF telah memfasilitasi 12 kali transaksi sekuritisasi dengan menggunakan skema EBA Surat Partisipasi (EBA-SP), di mana 11 kali di antaranya dilakukan dengan Bank BTN dan satu kalinya adalah bersama Bank Mandiri. Adapun total akumulasi transaksinya adalah mencapai Rp10.155 triliun.

Efek Berangun Aset- Surat Partisipasi (EBA-SP) tersebut menggunakan undarliying, KPR dari Bank dengan kategori prime mortgage. Diharapkan sekuritisasi aset Iini bisa mempercepat penyaluran dana bagi pembiayaan perumahan, demi mensukseskan program 1 juta rumah. sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah.

Untuk lebih mendorong kinerja sekuritisas, dalam waktu dekat SMF akan merilis produk baru yaitu Efek Beragun Aset Ritel atau EBA Retail. Produk ini merupakan diversifikasi produk investasi yang ditawarkan SMF bagi masyarakat. Produk ini merupakan produk EBA Ritel pertama yang diluncurkan di Indonesia.

“Kami berharap EBA Ritel dapat memberikan warna dan pilihan baru bagi masyarakat Indonesia dalam berinvestasi." Kata Ananta

Selain itu, pada Semester l, SMF juga telah melakukan penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV SMF Tahap Ill dan Tahap IV Tahun 2018 dengan niIai total Rp3.163 triliun. Obligasi PUB IV Tahap Ill diterbitkan pada 20 Februari 2018 dengan nominal Rp1 triliun dan kupon 6.00% untuk tenor satu tahun, Rp 800 miliar dan kupon 6.850% untuk tenor 3 tahun, serta Rp200 miliar dengan kupon 6.950% untuk tenor 5 Tahun.

Sedangkan Obligasi PUB IV Tahap IV diterbitkan pada 18 Mei 2018 dengan 2 Seri yaitu Rp755 miliar dengan kupon 6.050% untuk tenor satu tahun dan Rp408 miliar dengan kupon 6.950% untuk tenor 3 tahun.

 

(feb)

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini