Menteri Jonan Dicecar Komisi VII soal Harga BBM hingga Subsidi Energi

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 19 Juli 2018 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 19 320 1924544 menteri-jonan-dicecar-komisi-vii-cecar-soal-harga-bbm-hingga-subsidi-energi-pnh1RnWhln.jpg Foto: Raker Komisi VII dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan (Giri/Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), yang dipimpin oleh sang Ketua Gus Irawan Pasaribu.

Turut hadir dalam rapat kerja tersebut jajaran pejabat eselon I Kementerian ESDM. Seperti Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy Noorsaman Someng, hingga Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Djoko Siswanto.

Pimpinan rapat Gus Irawan Pasaribu mengatakan, ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan pada hari ini. Yang pertama adalah mendengarkan laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP) dalam hal ini Kementerian ESDM.

"Hari ini rapat kerja dengan Menteri ESDM dengan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat. Kita apresiasi LKPP diterima dengan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," ujarnya membuka rapat kerja di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (19/7/2018).

 

Selain itu, dalam rapat tersebut juga Komisi VII meminta laporan rencana kerja di ketenagalistrikan (elektrikfikasi). Termasuk juga rencana pembangunan pembangkit, proyek 35.000 megawatt (mw) dan juga pengaliran listrik kepada masyarakat.

Lalu agenda yang terakhir adalah ingin mendengarkan mengenai progres dan rencana subsidi di sektor energi. Termasuk di dalamnya adalah subsidi untuk listrik dan juga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Meminta penjelasan atas kejadian tersebut dan bagaimana subsidi energi. Untuk itu kami persilahkan saudara Menteri ESDM untuk menyampaikan masalah yang menjadi agenda utama dalam agenda hari ini," jelasnya.

 

Gus Irawan, juga mengaku ingin mendengar penjelasan dari pemerintah bagaimana mengandalkan kenaikan harga minyak. Khususnya dalam menetapkan harga BBM naik yang subsidi maupun non subsidi.

"Harga jual eceran yang mengatur harga jual eceran BBM subsidi dan subsidi. Mengingat kecenderungan kenaikan harga minyak negara bagaimana kementerian ESDM menyikapi hal tersebut," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini