nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Program Satu Juta Rumah Tahun Ini Sudah Berdiri 486.000 Unit

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 24 Juli 2018 16:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 24 470 1926667 program-satu-juta-rumah-tahun-ini-sudah-berdiri-486-000-unit-SFVTa67jKf.jpg Program Satu Juta Rumah (Foto: Okezone)

JAKARTA- Program satu juta rumah atau yang biasa disebut rumah murah pada tahun ini terus berjalan. Bahkan data pada Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR menunjukan sudah separuh waktu berjalan dan optimis tahun ini bisa diselesaikan.

"Sampai akhir bulan Juli ini, sudah membangun 486 ribu rumah, artinya sudah separuh waktu berjalan, jadi target program satu juta rumah tahun ini, optimis kita dilakukan, kita tetap membenahi dan melakukan percepatan," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat, Selasa (24/7/2018).

Dia menjelaskan, tentang konsep progam rumah sejuta itu, ada empat macam. Pertama rumah susun yang berada di daerah perkotaan dan metropolitan. Di mana disitu sudah wajib bentuk rumah susun atau vertikal.

"Kita juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar terbiasa tinggal di rumah vertikal, karena kota-kota besar itu, tanah sudah susah dan mahal," tuturnya.

Kedua, lanjut dia, yaitu rumah khusus yang diperuntukkan kepada nelayan. Di mana rumah-rumah nelayan yang tidak layak akan dibantu pemerintah. Ketiga petugas-petugas seperti medis diwilayah perbatasan, perlu juga dibantu.

"Untuk yang terakhir, rumah yang terkena bencana alam, seperti di Aceh, Sinabung, Yogyakarta dan Banjarnegara akan kita bantu juga," ungkapnya.

Sebelumnya, Indonesia akan memamerkan program rumah murah kepada seluruh pengembang dunia. Rencanannya, program satu juta rumah atau yang biasa disebut rumah murah tersebut akan dipamerkan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam sebuah Kongres Federasi Real Estate Dunia yang akan dihelat di Bali.

Presiden FIABCI yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengatakan, momen tersebut tentunya sangat berarti bagi Indonesia.

Apalagi, saat ini Indonesia tengah menggemakan penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sehingga diharapkan, akan semakin banyak pengembang asing yang mau ikut kerjasama dengan pemerintah dalam menyediakan hunian murah dan layak bagi masyarakat Indonesia.

(feb)

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini