"Nanti kita pasang ATG. itu di pasang di dalam tanah pendam. itu kan volume. ini kita liat volume dari nozzel. selisihnya harus dipertanggung jawabkan. Jadi selisihnya keliatan," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Enterprise and Businessman PT Telkom (Persero) Dian Rachmawan menambahkan, nantinya pihaknya akan memasang sensor pada tangki penyimpanan pada setiap nozzel. Diharapkan ini bisa mengetahui berapa jumlah stok BBM yang ada didalamnya serta berapa yang disalurkannya.
"Kita akan memasang semua sensor dari tangki penyimpanan, pengisian sampai di nozzel. Kemudian kita juga siapkan paltform aplikasi yang semua gabungin devices. Lalu, network kami cukup confident, karena sensor ini bisa dijalankan even dengan jaringan yang 3G. Kalau network tidak ada masalah," jelasnya.
(feb)
(Rani Hardjanti)