nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usulan Bank Dunia, Kirim Obat ke Wilayah Terpencil Pakai Drone

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 14 Agustus 2018 19:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 14 320 1936537 usulan-bank-dunia-kirim-obat-ke-wilayah-terpencil-pakai-drone-1d1pYOrsvC.jpg Ilustrasi Penggunaan Drone (Foto: IBTimes)

JAKARTA - Pemerintah berencana menggunakan drone untuk mendistribusikan obat ke wilayah-wilayah terpencil Indonesia. Diharapkan penggunaan drone, obat-obatan yang dahulu kesulitan masuk wilayah terpencil bisa terjangkau dan terdistribusi dengan baik.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penggunaan drone untuk distribusi obat ke wilayah terpencil merupakan usulan dari Bank Dunia. Apalagi, Bank Dunia juga pernah mengusulkan hal ini untuk pendistribusian obat-obatan di wilayah Afrika.

"Iya (usulan dari) Bank dunia yang masih rekomendasi untuk membantu masalah angkut masalah mortaliti masalah kesehatan bapak presiden mau melihat itu. Jadi nanti kalau drop darah, vaksin di daerah daerah terpencil dipercepat dan costnya lebih murah," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Nantinya, lanjut Luhut, drone yang digunakan untuk pendistribusian obat tersebut menyewa dari perusahaan asal Amerika Serikat. Namun dirinya belum bisa menerimanya berapa angka sewa yang dibayarkan pemerintah kepada perusahaan tersebut.

"Drone itu tadi kita nyewa jadi dia kasih servis. Kalau nyewakan liat aja. Kita belum tahu lagi hitung hitungan. (Perusahaannya) asal Amerika," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek menambahkan, jenis-jenis obat yang akan didistribusikan tergantung kebutuhannya. Namun yang paling penting adalah penyaluran darah hingga vaksin karena menurutnya hal tersebut sangat mendesak khususnya di wilayah-wilayah terpencil Indonesia.

"Apa saja yang mau kita cobakan transportation. Kalah sakit Kepala, sakit perutkan tapi yang pentingkan darah atau misalnya vaksin tetapi kita mau coba yang kan vaksin bahaya jatuh bocor isinyakan ada virusnya," jelasnya.

Menurut Nila, dengan pendistribusian obat menggunakan drone setidaknya bisa mengurangi angka Kematian ibu karena melahirkan. Sebab selama ini, banyak ibu melahirkan di wilayah-wilayah terpencil yang kehabisan darah.

"Walaupun enggak mungkin langsung nurunin angka kematian ibu, kita lihat bahwa ini efektif enggak sih karena alatnya drone itu besar tapi bisa ditenteng," ucapnya.

 

(feb)

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini