nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LRT Palembang, Menhub: Upaya Kita Berani Gunakan Produk Lokal

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 14 Agustus 2018 21:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 14 320 1936562 lrt-palembang-menhub-upaya-kita-berani-gunakan-produk-lokal-HfhmkyZhri.jpg LRT Palembang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengoperasian kereta ringan alias Light Rail Transit (LRT) tidak berjalan mulus. Sejak dioperasikan 1 Agustus 2018, LRT Palembang sudah tiga mengalami mogok .

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, LRT Palembang merupakan salah satu langkah pemerintah untuk memberanikan diri memiliki transportasi publik yang modern. Apalagi pembuatan LRT Palembang hampir seluruhnya menggunakan konten lokal.

"LRT Palembang upaya kita memberanikan diri untuk segera dilakukan dengan produk dalam negeri," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Padahal, lanjut Budi, bisa saja dirinya menunjuk Hyundai sebagai penggarap proyek tersebut. Namun jika hal tersebut dilakukan, sampai kapan pun Indonesia tidak akan bisa maju karena selalu mengandalkan orang lain.

Mencoba Perjalanan Keliling Kota Palembang Saat Uji Coba LRT

Sehingga ke depannya, Indonesia bisa mendapatkan pelajar yang berharga. Dan akhirnya ke depan Indonesia bisa membuat sendiri transportasi publik yang modern yang bisa lebih baik lagi dari yang ada sekarang tanpa kendala kendala.

"Saya sebagai pemilik proyek supaya safety, saya tunjuk aja Hyundai. Harganya relatif sama dan tidak usah pusing. Tapikan ada suatu keyakinan produk dalam negeri harus sejalan dan terbukti bahwa LRT Palembang 95% lokal konten satu yang tidak bisa ditempat yang lain," jelasnya.

Mencoba Perjalanan Keliling Kota Palembang Saat Uji Coba LRT

Selain itu, lanjut Budi, LRT Palembang merupakan keberenaian kedua lewat masa uji coba yang relatif singkat. Bahkan, serangkaian pemeriksaan hingga pengujian instalasi listrik (commisioning test) cukup singkat dibandingkan yang lain seperti Masa Rapid Transportation (MRT).

"Keberanian kedua tentu saja bukan excuse, coba MRT itu kan comisioningnya enam bulan ini kami ditarget mesti operasi tanggal 18 saya memberanikan diri mempush commisioningnya sekali lagi tidak excuse teman2 menolak tapi saya bilang usulkan," ucapnya.

Tak lupa, Budi juga minta maaf atas insiden tersebut. Budi berjanji akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar LRT Palembang tidak mogok lagi ke depannya.

"Kita akan evaluasi maksimal agar itu tidak terjadi lagi, saya minta maaf atas kejadian itu," kata Budi

 

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini